Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Tetap Sekat Pemudik! Lucky Birthday Bjb 60versary Tawarkan Hadiah Jutaan Rupiah, Ayo Ikuti Promonya Hilal Belum Nongol di Kalsel, 1 Syawal 1442 H Tunggu Sidang Isbat Tak Mau Kecolongan Pemudik, Aktivitas Kapal Tradisional di Kalsel Diawasi Ketat

Tok! Sebar Hoaks, Ketua Bawaslu Kotabaru Dijatuhi Sanksi DKPP

- Apahabar.com Kamis, 29 April 2021 - 21:51 WIB

Tok! Sebar Hoaks, Ketua Bawaslu Kotabaru Dijatuhi Sanksi DKPP

Ketua Bawaslu Kotabaru, M Erfan. Foto: Ist

apahabar.com, KOTABARU – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menjatuhkan sanksi ke Ketua Bawaslu, Kotabaru, Mohamad Erfan. Erfan dianggap melanggar kode etik pemilu.

Putusan disampaikan Ketua DKPP RI, Muhammad, dalam sidang putusan secara virtual, Rabu (28/4) tadi.

Lantas bagaimana respons Burhanudin-Bahrudin (2BHD) selaku pelapor?

“Ya. Ketua Bawaslu Kotabaru dijatuhi hukuman peringatan oleh DKPP RI, lantaran terbukti bersalah,” ujar 2BHD lewat kuasa hukumnya, Hafidz Halim dihubungi apahabar.com, Kamis (29/4).

Hasil sidang putusan DKPP RI menyatakan Erfan terbukti memberikan keterangan tidak benar melalui aplikasi pesan singkat melalui akun Erfan Erf kepada warga di Desa Tirawan.

“Jadi, ketua Bawaslu menyebut di Messenger-nya [Facebook] adanya pengumpulan KTP fiktif dan politik uang oleh tim paslon Bupati Kotabaru 2BHD satu hari menjelang Pilkada,” ujar Halim.

2BHD berharap DKPP memberikan sanksi berupa pemecatan terhadap ketua Bawaslu Kotabaru lantaran berita bohong yang disebarkannya.

“Tapi karena sanksinya hanya peringatan, ya apa boleh buat. Biar masyarakat yang menilai atas apa yang diperbuat Ketua Bawaslu Kotabaru,” pungkas Halim, mengakhiri.

Kronologi Laporan

Sebelumnya, DKPP menggelar sidang virtual pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) untuk Perkara Nomor 57-PKE-DKPP/II/2021.

Perkara itu diadukan oleh Rahmadi, M. Hafidz Halim, dan M. Subhan. Ketiganya mengadukan Ketua Bawaslu Kabupaten Kotabaru, Muhammad Erfan sebagai teradu.

Erfan diduga tidak profesional serta melanggar prinsip jujur dan tertib karena menyampaikan informasi yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya bahwa 2BHD melakukan money politics.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Kembali Melonjak, Hari Ini Belasan Warga Kotabaru Positif Covid-19
Vaksinasi

Kota Baru

Vaksinasi Pertama Ngantuk, Begini Komentar Ketua DPRD Kotabaru Setelah Divaksin 2 Kali
apahabar.com

Kota Baru

Polres Kotabaru Canangkan Pasar dan Pelabuhan Tangguh Banua
apahabar.com

Kota Baru

Dua Kades di Kotabaru Terseret Rasuah, Bupati Sayed Beri Wejangan
MTQ Kotabaru

Kota Baru

Siap-Siap, MTQ Kotabaru Digelar Maret 2021

Kota Baru

Angka Covid-19 di Kotabaru Kembali Meningkat, 60 Warga Positif
apahabar.com

Kota Baru

Tanggap Darurat, PT BKW Dirikan Posko di Lokasi Kebakaran Kotabaru
apahabar.com

Kota Baru

Animo Pemuda Kotabaru Jadi Prajurit TNI-AD Ternyata Cukup Tinggi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com