Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens Akhirnya, Tunggakan Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Dibayar! Duh, Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Belum Dibayar Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Ultah 7 April, Irene Sukandar Banjir Doa Dari Warganet

- Apahabar.com Rabu, 7 April 2021 - 23:00 WIB

Ultah 7 April, Irene Sukandar Banjir Doa Dari Warganet

Tepat berusia 29 tahun, Rabu (7/4), GMW Irene Sukandar banjir doa dari netizen. Foto-Instagram

apahabar.com, JAKARTA – Tepat berusia 29 tahun, Rabu (7/4), GMW Irene Sukandar banjir doa dari netizen.

Doa itu berawal dari unggahan terakhir Irene Kharisma melalui akun Instagram pribadi.

“Birthday girl,” demikian tulis Irene Sukandar, sembari mengunggah foto wajah dengan balutan dress berwarna biru.

Sontak postingan itupun banjir komentar selamat dan doa dari warganet. Termasuk pula pecatur lain seperti WGM Chelsie Monica Sihite.

“Happy Birthday,” tulis Chelsie dalam Instagram Story yang menyertakan foto bersama Irene Kharisma.

“HBD mbak, ditunggu di Epic,” demikian komentar akun ferdy_tiyo.

“HBD Mbak Iren semoga sehat selalu, sukses masa depan, dan tambah pintar juga cerdas,” tambah warganet lain dengan akun @ekaputrapandu.

Nama Irene Kharisma kembali menyita perhatian publik, ketika bertanding menghadapi Dewa Kipas alias Dadang Subur.

Pertandingan berformat empat babak itu juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube milik Deddy Corbuzier.

Namun sejatinya bukan pertandingan itu yang menjulangkan nama Irene Kharisma. Semuanya bermula dari keberhasilan meraih medali perak di Olimpiade Calvia 2004 dalam usia 12 tahun.

Menginjak usia 16 tahun, Irene Kharisma memperoleh gelar Women Grand Master (WGM) di Olimpiade Dresden 2008.

Pencapaian itu membuat figur kelahiran Jakarta ini menjadi wanita Indonesia pertama yang bergelar Grand Master Wanita.

Kemudian di pertengahan 2013, Irene memperoleh gelar International Master (IM) setelah berjuang selama hampir enam tahun. Uniknua IM merupakan gelar khusus pecatur pria.

Kehidupan Irene senditi tak lepas dari dunia catur. Bahkan pendidikan di tingkat perguruan tinggi, diperoleh dari beasiswa catur.

Makanya melalui kanal YouTube, Irene Kharisma sempat menyayangkan pernyataan orang yang menyebut catur tidak bisa untuk hidup.

“Dari saya pribadi, catur menghasilkan uang. Contohnya sekarang saya di Pelatnas dan digaji negara. Bermain di kejuaraan luar negeri, saya diberikan uang fee,” tukas Irene.

“Kemudian ketika saya kuliah S1 di Universitas Gunadarma sampai S2 di Webster University Amreika Serikat, semuanya merupakan beasiswa penuh,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hiburan

Tewas di Samping Jenazah Ibunya, Kematian Komedian Park Ji Sun Masih Misteri
apahabar.com

Sport

Klasemen Liga Spanyol 2020: Real Betis di Pucuk Geser Villarreal dan Real Sociedad
LEGO dan Nintendo

Hiburan

Kolaborasi LEGO dan Nintendo Hadirkan Super Mario di Dunia Nyata
apahabar.com

Sport

Gaji Terlalu Besar, Juventus Siap Jual Ronaldo Musim Depan

Sport

Gaethje Mundur, Michael Chandler Gantikan Duel Lawan Khabib di UFC 254
apahabar.com

Sport

Hadapi Persib, Evan dan Samsul Masih Diragukan Tampil
Perempat Final Piala Menpora 2021

Sport

Barito Putera Hadapi Julius Kwateh Akademy Jelang Perempat Final Piala Menpora 2021
apahabar.com

Sport

Borneo FC ke Pemain Muda, Jangan Numpang Regulasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com