Serangan Udara Israel di Gaza, Ratusan Warga Palestina Tewas H+3 Idulfitri, Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Masih Sepi Bawa Sabu dari Kaltim, Warga HST Ditangkap di Pos Penyekatan Jaro Tabalong Banjir Satui Tanbu, Ratusan Warga Masih Mengungsi, Puluhan Ribu Terdampak Cuaca Cerah, Banjir di Satui Tanbu Berangsur Surut

Vaksinasi Covid-19 di Kalsel Dikebut, Lansia Jadi Prioritas

- Apahabar.com Kamis, 29 April 2021 - 18:52 WIB

Vaksinasi Covid-19 di Kalsel Dikebut, Lansia Jadi Prioritas

Ilustrasi lansia. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Vaksinasi Covid-19 di Kalsel bakal dipercepat. Orang tua, khususnya yang lanjut usia (lansia) akan menjadi kelompok prioritas.

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA mengatakan jika dilihat dari skala nasional, vaksinasi terhadap lansia di Kalsel sangat rendah. Hanya kota Banjarmasin yang target vaksinasinya mencapai 50 persen. Sementara kota lainnya hanya sekira 3 persen.

“Rata – rata kita rendah, memang Banjarmasin yang paling tinggi di antara kabupaten/ kota lainnya yaitu 50 persen, kemudian Banjarbaru dan Banjar, yang lainnya masih sekitar 3 persen. Ini lambat sekali padahal kita sekarang sudah menetapkan prioritas untuk orang tua usia lanjut,” ungkapnya di sela rapat koordinasi percepatan vaksin Covid-19 di Aula Aberani Sulaiman, Kamis (29/4/2021).

Sementara untuk vaksinasi terhadap tenaga kesehatan dan pelayan publik terbilang sedang hingga tinggi.

“Oleh karenanya kita sedang memecahkan masalah rendah ini, supaya sekurang – kurangnya sama seperti vaksinasi layanan publik atau seperti nakes,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, M Muslim, membeberkan strategi untuk mempercepat vaksinasi lansia di Kalsel.

“Jadi beberapa strategi yang akan dilakukan di antaranya, di sentra-sentra atau tempat-tempat yang lansianya banyak seperti di tempat pengambilan dana pensiunan atau misal di masjid, maka akan kita buat sentra di situ. Ini sudah dilakukan di Banjarmasin. Begitu juga di daerah yang lain akan kita mulai,” terangnya.

Di Kalsel, jumlah lansia yang sudah divaksin Covid-19 hanya sekitar 3 persen dari total 100 persen.

“Lansia yang terdata ada 332.000 orang, yang disuntik baru 3 persen atau sekitar 15.000-an orang. Untuk vaksinasi pertama yaitu 9.828 orang yang keduanya 5.404 orang dari jumlah lansianya yang 332.000 tadi,” ungkapnya.

Dinkes Provinsi, katanya, siap mengirimkan vaksin kepada daerah yang kehabisan stok, juga siap mengirimkan vaksinator jika diperlukan.

“Jadi dari vaksin yang ada misalnya vaksinnya menipis. Yang ada di provinsi kita kirim. Kalau misalnya stok banyak di suatu daerah kita minta geser ke daerah yang kurang. Bahkan para vaksinator kita di provinsi jika diperlukan kita kirimkan,” jelasnya.

Terakhir, kata Muslim, daerah harus secepatnya menghabiskan vaksin yang tersedia saat ini.

“Target waktu menghabiskan vaksin itu kita secepatnya. Jadi kami berharap di bulan puasa ini pun tetap ada vaksinasi. Ini kita silaturahmi ke kabupaten/ kota untuk melaksanakan vaksinasi massal,” tuntasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Dukung Honorer, Paman Birin Surati Presiden Jokowi
Disbunnak Kalsel

Pemprov Kalsel

Disbunnak Kalsel Kunjungi Kebun Kopi Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar

Pemprov Kalsel

Jelang Ramadan, Harga Cabai di Kalsel Masih Tinggi
Mudik

Pemprov Kalsel

Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten
Banjir Bandang Kalsel

Pemprov Kalsel

Banjir Bandang Kalsel, Infrastruktur Rusak Nyaris Rp 1 Triliun

Pemprov Kalsel

Jembatan di Mataraman Mulai Digunakan, Penjabat Gubernur Kalsel Bersyukur
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Paman Birin Singgung Kalsel Tak Jadi Ibu Kota, Ini Kata Jokowi
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Refleksi 70 Tahun Provinsi Kalsel Pada Masa Kepemimpinan Sahbirin-Rudy
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com