Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Warga Bukit Mulia dan Ponpes Darussanah Tala Kembangkan Jamur Tiram Florida

- Apahabar.com Kamis, 1 April 2021 - 17:45 WIB

Warga Bukit Mulia dan Ponpes Darussanah Tala Kembangkan Jamur Tiram Florida

Dibina Arutmin Kintap Warga Bukit Mulia dan Ponpes Darussana Tala kembangkan jamur Tiram Florida. Foto-apahabar.com/Ali Candra

apahabar.com, PELAIHARI – Warga Bukit Mulia dan Pondok Pesantren atau Ponpes Darussanah Tanah Laut (Tala) budidaya jamur Tiram Florida.

Budidaya Jamur Tiram Florida sendiri tergolong baru yakni November 2020. Namun sudah berkali-kali panen.

“Umur dua bulan lebih sudah dipanen dan langsung dijual. Kadang-kadang dalam satu hari bisa panen 2 kilo lebih,” kata Akhyar, pembina masyarakat budidaya jamur.

Jamur Tiram Florida kata dia, merupakan jamur yang harganya cukup mahal Rp40.000 per kilogram. Berbeda dengan jamur tiram biasa hanya berkisar 15 ribu per kilogram.

Jamur Tiram florida adalah jamur yang berbentuk seperti payung atau tudung dan berwarna putih.

Biasanya akan tumbuh secara berkelempok atau bergerombolan tapi tidak jarang ada yang tumbuh sendirian.

Ia menambahkan pengolahan jamur dimulai membuat kumbung atau tempat untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur. “Dengan Bahan kita pakai dari jerami,” ujarnya.

Adapun cara menyusun baglog dalam rak, yaitu dengan diletakkan secara vertikal dan horizontal.

Meletakkan secara vertikal di mana lubang baglog menghadap ke atas, sedangkan cara horizontal baglog menghadap ke samping.

Sebelum menyusun baglog, terlebih dahulu buka cincin dan kertas penutup baglog.

Setelah itu, diamkan 5 hari dan lakukan penyiraman untuk menambah kelembaban.

“Penyiraman setidaknya dilakukan 2-3 kali sehari dan membentuk kabut, bukan tetesan-tetesan air. Semakin sempurna pengabutan, maka akan semakin baik kualitas jamur tiram yang nantinya akan tumbuh,” katanya.

Budidaya jamur ini mendapat dukungan penuh dari Arutmin Site Kintap.

Bahkan salah satu eks kantor mereka menjadi tempat pelatihan warga.

CDEA Superintendent Arutmin Site Kintap Yudho Prakoso mengatakan jamur tiram akan terus dikembangkan.

“Arutmin akan terus mensupport masyarakat untuk mengembangkan ini. Sebab, ini salah satu upaya mendorong terbukanya usaha dan bisa menumbuhkan ekonomi lokal,” kata Yudho.

Terpenting pula masyarakat, kata dia punya keinginan kuat untuk mengembangkan usaha semacam ini.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tanah Laut

Baru Tiga Destinasi Wisata di Tanah Laut Buka
apahabar.com

Tanah Laut

14 LSM di Tala Demo Tuntut Aturan Perizinan Ditaati

Tanah Laut

Pabrik Bijih Besi di Tala Terbakar, Perusahaan Rugi Ratusan Juta
puting beliung

Tanah Laut

Brakkk! Rumah Warga Tanah Laut Rusak Dihantam Puting Beliung
Tambang

Tanah Laut

Cekcok Lahan Tambang di Kintap Tanah Laut Berujung Maut
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Tala Launching Desa Tertib Administrasi Kependudukan

Tanah Laut

Bahas Kawasan Industri Jorong, Pemkab Tala Agendakan Pertemuan dengan PT Jababeka
apahabar.com

Tanah Laut

Ekonomi Masyarakat Tala Terpuruk, KUR Jadi Harapan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com