Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Waspada, Hujan Berpetir dari Kaltim hingga Kalteng Imbas Siklon Surigae

- Apahabar.com Kamis, 15 April 2021 - 15:31 WIB

Waspada, Hujan Berpetir dari Kaltim hingga Kalteng Imbas Siklon Surigae

Siklon Tropis Surigae dilaporkan yang sudah berkembang menjadi topan. Foto: Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Siklon Tropis Surigae dilaporkan yang sudah berkembang menjadi topan. Praktis, bergerak menjauhi wilayah Indonesia meski masih bisa menimbulkan dampak tidak langsung ke sebagian wilayah Indonesia.

“Topan Surigae tidak akan melewati wilayah Indonesia. Arah geraknya adalah barat laut menjauhi wilayah Indonesia,” kata Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab di Jakarta, Kamis (15/4) dilansir Antara.

Siklon Tropis Surigae merupakan perkembangan dari bibit siklon 94W yang tumbuh di kawasan perairan Pasifik Barat sebelah utara Papua sejak 12 April 2021.

Menurut Tropical Cyclone Warning Center BMKG, pada pukul 08.57 WIB Surigae berada di koordinat 8,6 LU dan 136,5 BT atau sekitar 1.090 km sebelah utara Biak dan bergerak menuju barat daya dengan kecepatan 1 knot (2 km/jam) menjauhi wilayah Indonesia.

Namun siklon tersebut diprediksi semakin kuat dalam 24 jam mendatang dan bergerak menuju barat laut, menjauhi wilayah Indonesia dengan kecepatan maksimum 60 knot (110 km/jam).

Menurut Fachri, pergerakan siklon tropis yang sudah berkembang menjadi topan tersebut bisa menimbulkan dampak tidak langsung ke wilayah Indonesia.

Surigae, menurut BMKG, dalam 24 jam ke depan berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Di samping itu, siklon tersebut berpotensi menghadirkan gelombang dengan tinggi 1,25 sampai 2,5 meter di Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Perairan Kepulauan Sitaro, Perairan Bitung-Likupang.

Kemudian, Laut Maluku, Perairan Selatan Sulawesi Utara, Perairan Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Raja Ampat bagian utara, Perairan Selatan Biak, Teluk Cendrawasih, dan Perairan Jayapura-Sarmi.

Di Perairan Manokwari, Perairan Utara Biak, Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat, dan Samudra Pasifik Utara Jayapura siklon berpotensi menimbulkan gelombang dengan tinggi 2,5 sampai empat meter.

Siklon juga berpotensi menghadirkan gelombang setinggi empat sampai enam meter di Samudra Pasifik utara Biak.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam?
apahabar.com

Nasional

Trump Sebut Indonesia Sebagai Contoh Negara Demokrasi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Ingin Early Warning System Awasi Internal Pemerintah
apahabar.com

Nasional

Sri Mulyani: Investor Incar Data Konsumen dariĀ Unicorn

Nasional

Habib Rizieq Tiba Pagi Ini, Mahfud: Aparat Tak Usah Berlebihan
Habib Syech

Nasional

Silaturahmi dengan Habib Syech, Kapolri Bicara Soal Penanganan Covid-19 dan Vaksinasi Nasional
apahabar.com

Nasional

Pertemuan Ketum JMSI dan KPK, Seirama Berantas Korupsi
apahabar.com

Nasional

Pengumuman Hasil Seleksi SNMPTN Dipercepat, Cek Linknya Hari Ini di snmptn.ac.id
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com