Fix, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Tapin Resmikan Bendungan Tapin, Jokowi Bertolak ke Kalsel 5 RS Ngutang Darah Miliaran Rupiah ke PMI, DPRD Banjarmasin Turung Tangan Pembunuhan di Balikpapan, “Hukum Mati Praka MAM” Menggema di Rumah Duka Antisipasi Teror Bom, PLN Kalselteng Gandeng Polda Gelar Simulasi

Waspada Puncak Air Pasang Mei Mendatang, Ini Imbauan Pj Wali Kota Banjarmasin

- Apahabar.com Selasa, 6 April 2021 - 19:48 WIB

Waspada Puncak Air Pasang Mei Mendatang, Ini Imbauan Pj Wali Kota Banjarmasin

Beberapa pasar di Banjarmasin terendam air pasang. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Warga Banjarmasin patut meningkatkan kewaspadaan, mengingat puncak air pasang diprediksi terjadi pada Mei mendatang.

Debit pasang air diperkirakan mencapai 2,4 sampai 2,7 meter.

Pj Wali Kota Banjarmasin, Ahmad Fidayeen mengakui situasi air pasang biasa terjadi di kota berjuluk seribu sungai.

Namun sekarang, kata Dayeen kebetulan memasuki fase debit air yang tinggi ketimbang sebelumnya.

“Jadi mungkin agar saudara kita bersiap siap kalau terjadi segala macam. Mudah-mudahan, InsyaAllah jangan,” ujarnya.

Pemkot Banjarmasin telah melakukan koordinasi untuk mengantisipasi musibah air pasang.

Instansi terkait diberikan tugas untuk menyiapkan segalanya. “Masyarakat juga demikian,” pesannya.

Kepala Bidang Sungai di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Hizbul Wathoni menyampaikan bahwa ketinggian pasang air bisa mencapai 2,4 sampai 2,7 meter pada bulan Mei nanti.

Terjadi sejak tanggal 1 hingga puncaknya yakni tanggal 6 Mei.

“Itu belum termasuk air dari curah hujan deras. Apalagi air kiriman. Hanya sebatas dari pasang air laut saja. Makanya perlu diwaspadai,” ujarnya.

Thony mengatakan dari data telemetri sekarang ini, kenaikan air terjadi sekitar 2 meter.

Menurutnya situasi itu tidak begitu tinggi. Dan yang menyebabkan ketinggian air saat ini adalah kiriman.

“Itu hasil dari pemantaun belum lama tadi,” tambahnya.

Disamping itu, Ia mengatakan kondisi tersebut murni dari pasang air. Bukan karena air kiriman. Ketinggianya, sekali lagi diprediksi dari 2,4 meter sampai 2,7 meter.

“Padahal sebelumnya, kalau toh air pasang terjadi, tingginya hanya 2,1 sampai 2,4 meter saja,” tuturnya.

Untuk itu, ia pun berharap, saat ketinggian air terjadi pada bulan Mei nanti, tidak diiringi dengan curah hujan yang tinggi. Lebih-lebih, terjadi hujan di bagian hulu.

Lantas, apakah sudah ada antisipasi yang dilakukan pihaknya?

Thony mengaku sudah menggalakan kembali pasukan turbo untuk membersihkan saluran drainase, dan mengoptimalkan sungai-sungai kecil.

Pekerjaannya pun tidak hanya membersihkan sumbatan saja, tapi juga mengeruk lumpurnya. Itu, sudah jadwalkan alias dilakukan sejak awal Januari tadi.

Sementara itu. Tak dapat dipungkiri, akhir-akhir ini sejumlah kawasan diketahui mulai kembali tergenang.

Menjawab hal itu, Hizbul Wathony beralasan bahwa yang menyebabkan hal itu adalah air kiriman dari arah hulu.

“Karena kalau dari data tinggi pasang hang biasanya terjadi di Kota Banjarmasin, tak sampai menggenang. Artinya, Sungai Martapura saat ini terpengaruh air kiriman,” urainya.

Hal itu sendiri terjadi, menurutnya karena beberapa hari ini daerah Kabupaten Banjar mulai kebanjiran lagi. Dan air, kini sudah turun mengisi Sungai Martapura.

“Kita sama-sama berhatap semoga di hulu tidak hujan deras lagi,” tambahnya.

Lantas di mana kah daerah rawan yang perlu diwaspadai? Hizbul Wathony mengatakan yang perlu diwaspadai ada tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin Timur dan Banjarmasin Selatan.

Untuk itu, pihaknya pun juga mengimbau agar yang tinggal di bantaran sungai perlu waspada. Dan kalau bisa, warga menurutnya mau bergotong royong.

“Misalnya, membersihkan sungai-sungai kecil. Karena kalau menunggu dari Dinas PUPR tentu memerlukan waktu yang lama untuk bisa ditangani sekaligus,” tutupnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bhabinkamtibmas Polres HST Sambangi Ponpes Ibnul Amin
apahabar.com

Kalsel

Izin Resepsi Pernikahan di Kalsel, Kapolda Buka Suara
Zona

Kalsel

Dampak Libur Panjang, Banjarbaru Kembali Zona Merah!
banjir kalsel

Kalsel

Sudah 84 Ribu Jiwa Terdampak, Banjir Kalsel Luput Perhatian Jokowi
apahabar.com

Kalsel

PLN Gangguan, Sebagian Wilayah Kalselteng Gelap
Nelayan Tanbu

Kalsel

Nelayan Tanbu Kekurangan Solar, PP Batulicin Ungkap Fakta
apahabar.com

Kalsel

PT. BRE Bantu Warga Terdampak Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Geger, Bocah Enam Tahun Tewas di Saluran Air Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com