Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan

Bahas CSR PT Adaro, Pemkab Balangan Pilih Walk Out

- Apahabar.com     Jumat, 7 Mei 2021 - 18:21 WITA

Bahas CSR PT Adaro, Pemkab Balangan Pilih Walk Out

Rapat pembahasan CSR antara Pemkab Balangan dengan PT Adaro Indonesia dan mitra kerja. Foto: Istimewa

apahabar.com, PARINGIN – Rapat pembahasan pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Adaro Indonesia dan mitra kerja di Balangan, Kamis (6/5), tidak berjalan mulus.

Penyebabnya Penjabat Sekda Balangan, H Yuliansyah Rahman, beserta perwakilan pemerintah lain memilih untuk tidak melanjutkan pembahasan.

Akibatnya pertemuan yang seyogyanya menetapkan penggunaan dana CSR itu terpaksa dihentikan lebih awal tanpa kesepakatan.

Padahal perwakilan PT Adaro beserta mitra kerja seperti PT Sapta Indra Sejati (SIS), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma), PT Pamapersada Nusantara (Pama) dan Balangan Coal sudah berhadir.

“Kami memilih tidak melanjutkan pembahasan, karena tidak satu pun usulan Pemkab Balangan sebelummya yang diakomodir,” seru Yuliansyah Rahman.

“Mereka menolak dengan alasan terdampak Covid-19. Dengan demikian, pemerintah tidak terlibat lagi dalam pembahasan CSR tersebut,” tegasnya.

Padahal diyakini program yang diusulkan pemerintah sudah berorientasi kepentingan masyarakat. Salah satunya Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) terkait pembangunan istana anak yatim.

“Padahal yang paling paham dan mengetahui kebutuhan maupun arah pembangunan itu adalah pemerintah daerah. Di sisi lain, pemerintah daerah juga punya otoritas mengatur wilayah, jelas Yuliansyah.

Sementara CRM Department Head PT Adaro Indonesia, Djoko Soesilo, belum mendapatkan kabar walk out tersebut. Terlebih sebelumnya komunikasi dengan divisi CSR selalu berjalan baik.

“Kami memandang pemerintah daerah merupakan regulator yang penting dan strategis untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan,” papar Djoko Soesilo.

“Tidak terdapat sesuatu pun yang dapat memutuskan sinergi tersebut, karena program pemberdayaan masyarakat terus digulirkan dan selalu dirumuskan bersama,” pungkasnya.

 

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Balangan

Operasi Zebra Intan 2021 Polres Balangan Usai, Target Tercapai
apahabar.com

Balangan

Rapat Paripurna DPRD Balangan, Lima Fraksi Sampaikan Pandangan Umum
Vaksinisasi di Mesjid AL Akbar

Balangan

Pemkab Balangan Bersama TNI dan Polri Gelar Vaksinisasi di Halaman Mesjid AL Akbar
Bupati Balangan

Balangan

Pembangunan Jalan di Balangan Tahun Depan Terlambat, Bupati Minta Maaf

Balangan

Duh, Perbaikan Jembatan Paringin Terganjal Pipa PDAM
Kapolres Balangan, AKBP Zaenal Arifin bersama jajarannya menyampaikan press release kinerja di akhir tahun 2021, Senin (27/12). Foto-Hendry

Balangan

Tahun Ini Polres Balangan Berhasil Tekan 23 Persen Tindak Kriminal
Bupati Balangan Abdul Hadi melantik 19 kepada desa di Balangan. (apahabar.com/hendry)

Balangan

Pesan Bupati Usai Lantik Belasan Kades di Balangan

Balangan

Banjir di Balangan Mulai Surut, Warga Mulai Bersihkan Rumah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com