Resmikan Pabrik Bio Diesel di Tanah Bumbu, Jokowi Bakal Naik Helikopter Sisihkan 20 Peserta, 3 Barista Banjarbaru Sabet Gelar Juara Brewers Cup 2021 Terungkap, Penyebab Kematian Ibu Muda di Hotel Berbintang Banjarmasin Ribuan Gram Sabu hingga Ratusan Butir Ekstasi di Banjarmasin Dimusnahkan BREAKING! Tim Advance Pak Jokowi Tiba di Bandara Syamsudin Noor

Bantu Angkat Bangkai Kapal Selam KRI Nanggala-402, China Kerahkan 3 Kapal

- Apahabar.com     Rabu, 5 Mei 2021 - 23:13 WITA

Bantu Angkat Bangkai Kapal Selam KRI Nanggala-402, China Kerahkan 3 Kapal

Ilustrasi KRI Nanggala-402. Foto-Ist

apahabar.com, BEIJING – Kementerian Pertahanan China telah mengirim kapal Angkatan Laut ke Selat Lombok untuk membantu mengangkat bangkai KRI Nanggala-402.

Posisi kapal selam yang nahas itu ditemukan pada 25 April setelah menghilang selama beberapa hari saat sedang melakukan latihan penembakan torpedo di perairan laut di sebelah utara Bali.

KRI Nanggala-402 dipastikan tenggelam dan pecah menjadi tiga bagian dengan bangkai yang kini berada di kedalaman lebih dari 800 meter.

Kementerian Pertahanan China memastikan akan bergabung dalam upaya penyelamatan internasional setelah menyampaikan pernyataan “belasungkawa yang mendalam” untuk para korban.

“Kami ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban kapal selam Indonesia yang tenggelam, KRI Nanggala-402, dan menyampaikan simpati yang tulus kepada keluarga yang berduka,” kata Kolonel Ren Guoqiang, juru bicara Kementerian Pertahanan China, dilansir dari Kompas.com.

Kolonel Ren menambahkan, atas permintaan Pemerintah Indonesia, Tentara Pembebasan Rakyat telah mengirim kapal-kapal Angkatan Laut ke “perairan yang relevan di Selat Lombok” untuk membantu mengangkat kapal selam buatan Jerman yang berusia 44 tahun itu.

Pada akhir tahun lalu, militer Indonesia menunjukkan drone bawah laut yang diduga milik China yang ditemukan oleh nelayan Pulau Selayar yang letaknya di sekitar perairan tersebut.

Sejumlah pihak menduga alat berukuran seperti rudal ini sedang memetakan jalur maritim penting menuju Australia.

Seorang pakar kapal selam China yang tidak disebutkan namanya, dikutip oleh media pemerintah, menyebutkan misi penyelamatan ini akan mendatangkan manfaat bagi Tentara Pembebasan Rakyat.

“Ini dapat membantu China mempelajari geografi militer maritim di daerah tempat kapal selam itu tenggelam, serta memperluas kerja sama internasional dan pengaruh Angkatan Laut kita dalam penyelamatan kapal selam,” kata pakar tersebut.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Uji Coba

Internasional

Vaksin Covid-19 pada Anak, Moderna Perbesar Skala Uji Coba
apahabar.com

Internasional

Sejarah, Arab Saudi Gelar Turnamen Sepak Bola Wanita Tahun Ini

Internasional

Wapres Afghanistan Umumkan Diri Sebagai Penjabat Presiden

Internasional

Mendag Lutfi Ingatkan Pentingnya Pameran di Forum Ekonomi Rusia
apahabar.com

Internasional

Ledakan Guncang Pemakaman Al Balad Arab Saudi, KJRI Jeddah: Tak Ada Korban WNI
apahabar.com

Internasional

Sekjen PBB: Dunia Gagal Hadapi Tantangan untuk Perangi Pandemi Covid-19
apahabar.com

Internasional

Ngeri, Bocah di Ukraina Dimutilasi 2 Anjing Gembala Jerman Saat Rayakan Ultah Kedua, Alat Kelamin Dirobek-robek
apahabar.com

Internasional

Trump Ceritakan Kronologi Serangan AS Tewaskan Jenderal Iran Qasem Soleimani
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com