Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

BKN Ungkap 97 Ribu ASN Misterius, Gajinya Dibayar Orangnya Tidak Ada

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengungkap adanya 97 ribu Aparatus Sipil Negara (ASN) misterius yang terus menerima gaji.Padahal keberadaan
- Apahabar.com     Senin, 24 Mei 2021 - 18:00 WITA

BKN Ungkap 97 Ribu ASN Misterius, Gajinya Dibayar Orangnya Tidak Ada

lustrasi aparatur sipil negara (ASN). Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengungkap adanya 97 ribu Aparatus Sipil Negara (ASN) misterius yang terus menerima gaji.

Padahal keberadaan ASN itu tidak ada diketahui siapa orang-orangnya alias fiktif.

Hal itu disebutkan Kepala BKN, Bima Haria Wibisana dalam tayangan Kick Off Meeting Pemutakhiran Data Mandiri ASN dan PPT non ASN Youtube BKN #ASNKIBIBEDA, Senin (24/5/2021).

Temuan itu berdasarkan hasil proses pemutakhiran data pada 2014.

“Ternyata hampir 100 ribu, tepatnya 97 ribu data misterius. Dibayar gajinya, dibayar iuran pensiun, tapi tak ada orangnya,” ujar Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Proses pemutakhiran sendiri baru dua kali dilakukan pemerintah, yaitu pada 2002 dan 2014.

Pemutakhiran pertama dilakukan secara sistem manual, sehingga membutuhkan waktu lama dan biaya besar.

“Proses yang mahal dan lama itu tidak menghasilkan data yang sempurna masih banyak yang perlu dimutakhirkan, dilengkapi, bahkan masih banyak juga data-data yang palsu,” ujar Bima.

“Pada 2014 kita lakukan lagi pendataan ulang PNS tapi saat itu kita lakukan secara elektronik, dan dilakukan masing-masing PNS sendiri bukan oleh biro kepegawaian dan sebagainya,” katanya.

Setelah dilakukan pemutakhiran data PNS di 2014 itu, ia mengklaim data yang ada pun jadi lebih akurat. Namun, data PNS fiktif masih ditemukan.

Dalam kesempatan itu, Bima secara khusus memperkenalkan dan meluncurkan My SAPK BKN, aplikasi yang akan membantu para ASN memperbaharui datanya secara mandiri.

“Karena orang yang paling berhak atas data ASN adalah ASN itu sendiri, yang bersangkutan BKN, BKD BKPP ataupun Biro SDM hanya mengelola dan menjaga kerahasiaan data tersebut,” terang Bima.

Dengan aplikasi My SAPK BKN, dapat untuk melihat data, memperbaikinya, bahkan memutakhirkannya, setiap waktu terjadi perubahan data. Jadi tidak perlu menunggu.

Bima juga menjelaskan menjadi tanggung jawab ASN dalam pendataan mandiri, pelayanan di kepegawaian akan tergantung pada kesiapan dan pemutakhiran data yang ASN perbaiki.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Travel

Tak Berkategori

Terdampak Pandemi, Tarif Travel di Tabalong Ikut Naik
Pohon tumbang menimpa rumah warga di Magalau Hulu, Kelumpang Barat, Kotabaru telah dievakuasi. (Foto : Hendrie for apahabar.com).

Tak Berkategori

Bantuan ke Korban Rumah Tertimpa Pohon di Kotabaru Mulai Mengalir

Tak Berkategori

Jadwal Liga Champions: Fase Hidup Mati Manchester United, Barcelona dan AC Milan

Tak Berkategori

Senjata Makan Tuan, Nasib Suami Pembakar Istri di Basirih Usai Sekujur Tubuhnya Melepuh
apahabar.com

Tak Berkategori

Durian Juara Akan Dikembangkan di Lahan 100 Hektar
apahabar.com

Tak Berkategori

Diduga Tabrak Lari, Pengemudi Honda HRV di Banjarmasin Nyaris Dimassa Warga

Kalsel

Cerita Siti Khadijah Balita 5 Hari Ikut Baayun Maulid di Masjid Sultan Suriansyah
bocah

Tak Berkategori

Dirujuk ke RSUD Ulin, Bocah Berbobot 125 Kg Tanah Laut: Ulun Mulai Sehat Paman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com