Jelang Pelantikan, Karangan Bunga Anies Baswedan hingga MHM Hiasi Balai Kota Banjarmasin Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring!

BNI Bakal Tutup 96 Kantor Cabang Tahun Ini

- Apahabar.com Senin, 10 Mei 2021 - 12:04 WIB

BNI Bakal Tutup 96 Kantor Cabang Tahun Ini

BNI. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berencana menutup 96 kantor cabang di seluruh Indonesia tahun ini. Hal itu dilakukan seiring melesatnya transaksi digital yang dilakukan oleh nasabah.

“Hampir 80 persen volume transaksi itu sudah dilakukan secara digital, sehingga tinggal sedikit orang yang masih berinteraksi langsung. Ini masih ada karena beberapa alasan yang mungkin mereka lebih senang data ke cabang, tapi pelan-pelan kami akan shifting ke transaksi digital,” ujar Direktur Layanan dan Jaringan BNI Ronny Venir, dikutip Antara, Senin (10/5).

Ronny menjelaskan transaksi yang dilayani oleh teller di kantor cabang kian menurun. Satu teller yang biasanya melakukan 150-200 transaksi, kini telah berkurang hampir 60 persennya.

“Dengan berkurangnya transaksi ini, kami mengurangi jumlah teller yang sudah dialihkan ke mesin. Begitu juga dengan kegiatan di customer service, biasanya rata-rata nasabah customer service itu 50-an, sekarang sudah berkurang,” kata Ronny.

Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BNI YB Hariantono mengungkapkan pihaknya beroperasi dengan dual mode. Di satu sisi layanan digital ditingkatkan, tapi layanan non-digital juga tetap berjalan.

“Khusus untuk layanan digital, kami melihat segmen masing-masing. Untuk segmen konsumer, fokus kami adalah layanan untuk mobile banking. Kami punya channel yang banyak, kami masih punya channel ATM, internet banking, EDC, agent banking, tapi untuk konsumer yang self service-nya akan fokusnya di mobile banking,” ujar Hariantono.

Sementara untuk segmen korporasi, perseroan bakal mengembangkan BNI Direct yang merupakan manajemen kas untuk perusahaan-perusahaan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembayaran pajak, bank garansi, dan sebagainya.

Walau demikian, dia mengatakan khususnya di daerah masih dibutuhkan kantor-kantor cabang untuk melayani nasabah.

“Ada juga kalau mungkin pergi ke daerah-daerah tertentu yang digital literasinya tidak terlalu tinggi, mereka masih punya preferensi untuk melakukan transaksi di cabang. Jadi mungkin untuk kota-kota yang tidak terlalu urban, mereka mungkin lebih membutuhkan layanan di cabang-cabang,” terangnya.

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hadir di Haul Guru Sekumpul ke-15, Sandiaga Uno Ingin Jadikan Agenda Rutin Tahunan
apahabar.com

Nasional

Wapres: Kecerdasan Buatan Solusi untuk Negara Jadi Pelaku Industri 4.0
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Ingin Rasakan Kondisi Berdesakan di KRL
apahabar.com

Nasional

Sikap Resmi Syekh Ali Jaber, Simak Link Live Konferensi Pers di Channel YouTube-nya Sekarang
apahabar.com

Nasional

Imbauan Presiden Jokowi ke Kepala Daerah yang Warganya Telanjur Mudik
apahabar.com

Nasional

Korban Tsunami Bertambah 20 Meninggal dan 165 Luka-Luka
apahabar.com

Nasional

Beri Kesempatan Mahasiswa Berbinis, BPP Hipmi Segera Luncurkan Hipmi Coffe
apahabar.com

Nasional

Bocah Difabel Sampaikan Keinginan Sekolah Kepada Presiden
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com