Siapkan Kejutan di Gugatan MK Jilid II, H2D: Mohon Bersabar Sebulan… Raisya, Gadis Kelua Tabalong yang Hilang Sempat Ingin Mondok Alokasi Rp 1,5 M, Kawasan Siring Piere Tendean Banjarmasin Bakal Dipagar Dimotori Arul Efansyah, Eks Power Metal Dirikan Band XREAL Ditertibkan, Belasan Supeltas di Alalak Batola Diingatkan Jangan Pungli

Viral Camat & Bendahara Banjarmasin Selatan Jadi Relawan Denny Indrayana, Cek Faktanya

- Apahabar.com Rabu, 19 Mei 2021 - 12:57 WIB

Viral Camat & Bendahara Banjarmasin Selatan Jadi Relawan Denny Indrayana, Cek Faktanya

Camat Banjarmasin Selatan Satriawan, dan Bendahara Iwan Agung Saputra saat menjelaskan mengenai viral penggalan video Denny Indrayana. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Cuplikan sebuah video Denny Indrayana lagi-lagi viral di media sosial.

Entah siapa pengeditnya, yang pasti banyak warganet salah kaprah akibat beredar luasnya video berdurasi 40 detik itu.

Terbaru, sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di Banjarmasin buru-buru angkat bicara.

Musababnya, calon gubernur Kalimantan Selatan nomor urut 02 itu menyebut jika sekretaris camat Banjarmasin Selatan merupakan relawan H2D — sebutan paslon Denny-Difri.

Melihat video tersebut, Plh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Mukhyar langsung melakukan penelusuran. Termasuk memeriksa perangkat kecamatan yang dimaksud Denny.

“Itu tidak benar termasuk di SK paslon gubernur. Jadi ini mereka akan menyampaikan kronologisnya,” ujar Mukhyar.

Kemungkinan besar Denny hanya salah ucap. Narasi yang benar, kemungkinan sekretaris dan bendahara relawan H2D Banjarmasin Selatan.

Di tempat yang sama, Sekretaris Camat Banjarmasin Selatan Satriawan ikut angkat bicara.

Ia menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tak tergabung dalam relawan H2D.

Sesuai aturan jelas, ASN tak boleh berpolitik. Apalagi menjadi relawan.

Senada Mukhyar, Satriawan menganggap Denny hanya salah ucap saja. Jabatan yang dimaksud Denny bukan diarahkan kepadanya.

Hal itu dibuktikan dengan SK yang diperoleh oleh ketua Relawan H2D Kota Banjarmasin untuk Banjarmasin Selatan per tanggal 11 Juni 2020 lalu.

Di sana tercantum nama ketua, sekretaris hingga bendahara. Setelah dicek Mukhyar, nama yang tertera semuanya bukan berstatus pegawai negeri.

Pihaknya juga memperkuat bukti dengan memperlihatkan foto dan KTP ketua, sekretaris dan bendahara relawan H2D sebenarnya.

“Jadi sekretaris dan bendahara yang dimaksud adalah Ibu Jatimah dan Amalia. Merupakan memang masyarakat umum yang direktur sebagai relawan paslon gubernur itu,” pungkasnya.

Sekali lagi, dengan sederet bukti itu pihaknya meluruskan bahwa bukan menjadi bagian dari relawan H2D.

“Dan bukan terafiliasi dengan jabatan kami di Banjarmasin Selatan,” ucapnya.

Imbas viralnya video tersebut, camat maupun bendara Banjarmasin Selatan mengaku sempat diserang sejumlah oknum.

Karenanya, ia langsung melakukan sambungan telepon kepada ketua relawan H2D Banjarmasin.

Akunya, nomor telepon itu diperolehnya karena Tim Sukses Paslon H2D kerap berada di kantor Banjarmasin Selatan.

H2D, kata Satriawan, juga bertanggung jawab atas kesalahpahaman tersebut.

“Alhamdulillah direspons dengan baik, karena ini berita tidak sesuai apa yang disampaikan,” tuturnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Habib Basirih

Banjarmasin

Pemilu Ulang di Banjarmasin Selatan, Cucu Habib Basirih Pinta Jauhi Politik Uang
Banjarmasin

Banjarmasin

Aksi ‘Koboi Alalak’ di Poliban Banjarmasin Bukan karena Asmara
Banjarmasin

Banjarmasin

Hasil Sementara PSU, AnandaMu Kuasai Sembilan TPS Murung Raya
Yayasan Haji Maming

Banjarmasin

Berkah Ramadan, Yayasan Haji Maming Bantu Langgar di Pondok Indah Banjarmasin

Banjarmasin

Geger, Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Kampung Sasirangan Banjarmasin
Remisi Idulfitri

Banjarmasin

Hore! Remisi Lebaran Warga Binaan di Kalsel Diusulkan Bertambah, Segini Jumlahnya
Banjarmasin

Banjarmasin

Datangi Bawaslu, Tim Ibnu-Ariffin Lapor Dugaan Kecurangan Belasan Oknum Termasuk KPPS!
Harry Mutilasi

Banjarmasin

Sosok Harry, Terduga Pemutilasi Ibu Muda di Belda Banjarmasin di Mata Tetangga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com