Biang Prostitusi Anak di Banjarmasin, Takut Diantar ke Panti karena Utang Kreditan Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan

China: AS Lumpuhkan DK PBB untuk Respons Israel-Palestina

- Apahabar.com Kamis, 20 Mei 2021 - 22:47 WIB

China: AS Lumpuhkan DK PBB untuk Respons Israel-Palestina

Ilustrasi DK PBB. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – China menganggap veto Amerika Serikat melumpuhkan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sehingga tak bisa merespons konflik Israel-Palestina yang kembali memanas baru-baru ini.

China, yang saat ini menjabat sebagai Presiden DK PBB, mengkritik AS karena telah memveto dan menolak setidaknya tiga usulan pernyataan dewan berisi seruan gencatan senjata segera antara Israel dan kelompok-kelompok di Jalur Gaza.

“Bukankah (AS) hanya menggunakan HAM sebagai dalih? Sikap oposisi AS menghalangi DK PBB mengambil tindakan atas konflik Palestina-Israel, apakah ini yang disebut AS sebagai tatanan internasional berbasis aturan?” ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, melalui pernyataan singkat di Twitter, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (20/5).

“Apa yang AS lakukan di tengah konflik Palestina-Israel sangat mengecewakan. Apakah ini hak asasi manusia yang dipuji-puji AS ketika rakyat Palestina menderita, atau apakah ini alasan untuk melindungi kepentingan pribadi AS?”

Zhao menuturkan bahwa komunitas internasional sangat kecewa dengan perilaku AS dalam merespons ketegangan Israel-Palestina yang kembali memanas.

Menurutnya, AS telah “dikucilkan” di DK PBB lantaran “berdiri di sisi berlawanan dari hati nurani dan moralitas umat manusia.”

“Mengapa AS begitu tidak berperasaan tentang hak asasi rakyat Palestina sementara mereka (AS) terus berbicara tentang penegakan hak asasi umat Muslim lainnya,” ucap Zhao seperti dikutip kantor berita Anadolu.

Pernyataan Zhao itu merujuk pada isu etnis minoritas Muslim Uighur di Xinjiang. Selama ini, AS kerap berkoar menuding China melakukan pelanggaran HAM terhadap etnis Uighur.

Zhao menuduh Washington bersikap memihak dan menganggap Negeri Paman Sam hanya peduli pada kepentingannya, bukan solusi dari suatu masalah.

Ia pesimistis meski Presiden Joe Biden telah menyatakan mendukung gencatan senjata Israel-Hamas. Menurutnya, itu tak akan cukup menghentikan kekerasan di Gaza.

Bersama Norwegia, China pun berkeras menggelar pertemuan baru DK PBB untuk membahas serangan lanjutan Israel di Gaza.

Zhao menegaskan China, sebagai salah satu anggota permanen dan saat ini menjabat sebagai presiden DK PBB, akan terus mendorong dewan tersebut untuk memenuhi tugasnya dalam meredakan konflik berkepanjangan ini.

Di sisi lain, AS mengklaim bahwa mereka menolak resolusi gencatan senjata yang diajukan Prancis ke DK PBB karena dianggap akan kontraproduktif terhadap diplomasi mereka di lapangan.

Menurut sejumlah sumber, saat ini diplomat dari AS, Mesir, Yordania, dan beberapa negara lainnya sedang melakukan diplomasi dengan Israel dan Hamas.

Para diplomat, Israel, dan Hamas mengaku optimistis terhadap diplomasi ini. Sejumlah pejabat bahkan mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata ini dapat tercapai besok, Jumat (21/5).

Majelis Umum PBB juga akan menggelar rapat debat khusus terkait konflik Israel-Palestina pada Kamis (20/5) pagi waktu New York.

Sementara diplomasi berjalan, bentrok Israel dan Hamas terus berlangsung. Israel bertekad terus menggempur Gaza sampai Hamas lumpuh meski telah ada seruan internasional untuk gencatan senjata.

Sejauh ini, korban tewas di Gaza akibat serangan Israel mencapai 228 orang, termasuk 63 anak-anak, dan 36 perempuan. Sementara itu, sebanyak 1.500 orang lainnya terluka.

Sementara itu, jumlah korban meninggal dari pihak Israel akibat serangan roket milisi Palestina dari Jalur Gaza mencapai 12 orang.

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Cuaca Panas Tak Menghambat Corona, Ahli: Pakai Masker dan Jaga Jarak Solusinya
apahabar.com

Internasional

Bank Sentral Dunia Bahas Mata Uang Digital
apahabar.com

Internasional

Pesta Pernikahan Picu Lonjakan Baru Kasus Covid-19 di Iran

Internasional

Arab Saudi Tayangkan Film tentang Palestina
Yerusalem

Internasional

Salat Malam Lailatulkadar di Yerusalem, Polisi Israel dan Pengunjuk Rasa Palestina Bentrok
apahabar.com

Internasional

Thailand Menghapus Ganja dari Daftar Narkotika
apahabar.com

Internasional

Korban Tewas Akibat Ledakan di Beirut Capai 100
apahabar.com

Internasional

AS Catat Rekor 5 Juta Kasus Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com