Jelang Pelantikan, Karangan Bunga Anies Baswedan hingga MHM Hiasi Balai Kota Banjarmasin Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring!

Dampak Banjir di Satui Tanah Bumbu: 145 Rumah, 55 Ha Sawah Terendam, 101 Jiwa Mengungsi

- Apahabar.com Jumat, 14 Mei 2021 - 08:01 WIB

Dampak Banjir di Satui Tanah Bumbu: 145 Rumah, 55 Ha Sawah Terendam, 101 Jiwa Mengungsi

Banjir yang melanda kawasan Satui, Tanah Bumbu menimbulkan kerugian yang cukup mendalam. Foto: Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Banjir yang melanda Satui, Kabupaten Tanah Bumbu ternyata menimbulkan kerugian yang cukup mendalam.

Hujan dengan intensitas tinggi membuat debit air sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Satui meluap ke permukiman warga.

Lokasi terdampak teridentifikasi di Desa Sinar Bulan, Kecamatan Satui. Sebanyak 32 kepala keluarga atau 76 warga mengungsi.

“Update data kami pada Kamis malam, pukul 20.30 Wita ada 32 KK atau 110 jiwa yang mengungsi,” ungkap Kepala BPBD Tanbu, Eryanto Rais, kepada apahabar.com.

BPBD, mengutip dari situs BNPB, melaporkan rumah sebanyak 145 unit dan lahan sawah 55 hektare terendam. Saat peristiwa terjadi tinggi muka air antara 100 hingga 150 centimeter.

Saat ini warga yang mengungsi masih bertahan di SMP 4 Satui, sedangkan luapan air masih menggenangi pemukiman warga.

BMKG memprediksi hujan kembali mengguyur Batulicin, ibu kota Tanah Bumbu pada pagi ini. Jika kembali hujan, BPBD mengimbau warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

“Utamakan keselamatan. Lapor kepada ketua RT, kades, camat jika terjadi sesuatu,” pinta Eryanto.

Untuk diketahui, BNPB melaporkan sebanyak 16 provinsi termasuk Kalsel teridentifikasi pada status ‘waspada’ terhadap potensi banjir atau banjir bandang yang dipicu oleh hujan lebat.

Peringatan dini ini berlaku pada hari ini (14/5), pukul 07.00 WIB sampai lusa (15/5), pukul 07.00 WIB.

“Kami mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam siaran persnya.

Selain Tanbu, BMKG juga memprediksi hujan bakal kembali mengguyur wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Haruyan, salah satu kecamatan di HST menjadi lokasi yang juga terendam banjir, kemarin.

Kepala BPBD HST Budi Heryanto berharap tidak ada hujan susulan yang memungkinkan sungai kembali meluap.

“Khususnya di daerah atas, daerah aliran sungai di Hulu Hamak, Hulu Sungai Selatan,” ujarnya.

Saat ini, tim BPBD gencar melakukan patroli. Terlebih di dua desa bantaran sungai. Yakni, Mu’ui, dan Haruyan.

Sebagaimana diketahui, banjir merendam enam wilayah di Kabupaten HST. Yakni, Haruyan Seberang, Haruyan, Teluk Masjid, Mangunan, dan Pengambau Hulu.

BPBD melaporkan kenaikan debit air sungai akibat hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak Kamis sekitar pukul 18.40.

“Saat ini arus sudah tidak deras lagi. Semoga tidak ada hujan susulan,” harapnya.

Lebaran Hari Kedua, Simak Prediksi Cuaca Pasca-Banjir di HST dan Tanah Bumbu

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Buron Pencurian Toko di HSU Berhasil Diringkus Tim Buser
apahabar.com

Kalsel

Sampai April, Sudah 15 Orang di Banjarmasin Direhab karena Sabu
apahabar.com

Kalsel

Catatan Sejarah Perjuangan Rakyat Kalsel di Proklamasi 17 Mei 1949
apahabar.com

Kalsel

Dewan Kalsel Gelar Rapat Teleconference, Ada yang Ngaku Kagok
kafe banjarbaru

Kalsel

BREAKING! Lewati Batas Waktu, Dinas Pariwisata Panggil 2 Pemilik Kafe di Banjarbaru
apaha

Kalsel

Suami-Istri Jadi Anggota Dewan, H Junai: Kami Profesional
apahabar.com

Kalsel

Nikmatnya Nila Bakar Goreng Krispi Khas Dapoer Wasaka Banjarmasin
MUI Kalsel

Kalsel

Seruan MUI Kalsel: Vaksin Sinovac Wajib Halal Sebelum Disuntik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com