IJTI Kalsel Gelar UKJ dan Musda Ke-IV, Budi Ismanto: Wartawan Tv Harus Kompeten Jelang Pelantikan, Karangan Bunga Anies Baswedan hingga MHM Hiasi Balai Kota Banjarmasin Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU

Dampak Penutupan Q-Mall, Pengunjung Pasar Martapura Meningkat 3 Kali Lipat

- Apahabar.com Kamis, 13 Mei 2021 - 00:03 WIB

Dampak Penutupan Q-Mall, Pengunjung Pasar Martapura Meningkat 3 Kali Lipat

Suasana pasar malam, di Pasar Batuah Martapura di malam Hari Raya Idulfitri 1442 H, Rabu (12/5) malam. Foto-apahabar.com/hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – Malam Hari Raya Idulfitri 1442 H, Pasar Martapura, Kabupaten Banjar disesaki pengunjung, Rabu (12/5).

Hal ini diyakini akibat dampak dari penutupan Q-Mall Banjarbaru sejak kemarin. Sehingga warga terfokus berbelanja di pasar tradisional.

“Pantauan kami beberapa hari ini terjadi peningkatan pengunjung pasar. Bahkan tiga kali lipat,” ujar Gusti Andre, Humas PD Pasar Bauntung Batuah.
Ia menilai, peningkatan pengunjung ini juga dipengaruhi ditutupnya mal di Banjarbaru.

Terpantau, warga menyesaki lapak-lapak pakaian dan lainnya di pasar malam Pasar Batuah Martapura tersebut.

Saking padatnya, penerapan protokol kesehatan pun terabaikan. Sering ditemui pengunjung tidak menggunakan masker.

Selaku pengelola pasar di Kabupaten Banjar, pihak PD Pasar Bauntung Batuah sudah acap kali melakukan sosialisasi dan imbauan kepada pedagang dan pengunjung, agar mematuhi protokol kesehatan.

Dengan berkeliling jalan kaki, sambil membawa pengeras suara portable, pihak PD Pasar juga kerap sambil membagi-bagikan masker gratis.

“Selain mengimbau tentang prokes, kita juga mengimbau pengunjung agar berhati-hati dengan perhiasan dan barang berharga lainnya, karena rentan kejahatan copet,” terangnya.

Terkait meningkatnya pengunjung di Pasar Batuah Martapura, salah satu pedagang pakaian pun mengakui bahwa lebaran tahun ini lebih ramai dibanding lebaran tahun lalu.

“Lebaran tahun lalu kan pertama Covid-19, ketika itu penjualan sangat menurun drastis. Sekarang alhamdulillah mulai rame lagi,” ujar Hj Nurul, pedagang pakaian wanita.

Peningkatan pengunjung diakuinya sejak sepekan terakhir. “Sehari ada yang 25 baju laku,” katanya.

Pantauan malam lebaran di lokasi lainnya, seperti di Alun Alun Ratu Zalecha Martapura juga dipadati pengunjung.
Di tengah gema takbir di masjid-masjid, sesekali terdengar suar mercon dan nyala kembang api terlihat di langit.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ringankan Beban Siswa, Pemerintah Salurkan Beasiswa PIP di Kalsel
Perda Pengolahan Sampah

Kalsel

Dewan Provinsi Sosialisasikan Perda Pengolahan Sampah di Kotabaru
Jalan Garuda

Kalsel

Jadi Jalur Alternatif, Jalan Garuda Maharam-Muara Pitap Balangan Rusak
apahabar.com

Kalsel

Wali Kota Banjarmasin Janji Siring Martapura Dikelola Profesional

Kalsel

Asyik Main Hujan, Bocah 11 Tahun Tercebur di Kali Tugu Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Gandeng Insan Pers Hadapi Covid-19, Dinkes Banjarmasin Gelar Pelatihan Kedaruratan

Kalsel

Lama Gelap, PLN Hadirkan Listrik di Desa Maju Bersama Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Dikepung Kabut Asap, Perbatasan Banjarbaru-Tala Macet Parah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com