Sudah Ditemukan, Jasad Korban Longsor di Batu Bini HSS Dievakuasi Besok Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi

Demo Buruh Hari ini: Tagih THR hingga Minta Cabut UU Ciptaker

- Apahabar.com Sabtu, 1 Mei 2021 - 09:46 WIB

Demo Buruh Hari ini: Tagih THR hingga Minta Cabut UU Ciptaker

Ilustrasi demo buruh. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Ada banyak aspirasi yang disampaikan para buruh hari ini.

Gerakan Buruh bersama Rakyat (Gebrak) akan berdemonstrasi di 27 provinsi. Mereka membawa sejumlah tuntutan, salah satunya terkait pelonggaran kewajiban pembayaran THR.

“Menjelang Idulfitri 2021, Kementerian Ketenagakerjaan kembali mengeluarkan Surat Edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021 yang masih bermasalah karena tidak memberikan tolok ukur ketidakmampuan keuangan perusahaan,” tulis Gebrak dalam keterangan tertulis, dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (1/5).

Gebrak juga akan memprotes UU Cipta Kerja yang memicu gelombang PHK, pelonggaran aturan pengupahan selama pandemi, peniadaan kenaikan upah minimum, serta korupsi bantuan sosial.

Terpisah, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) juga akan demonstrasi pada May Day kali ini. Mereka menggelar aksi unjuk rasa di 27 provinsi dengan kekuatan 50 ribu orang.

“Adapun tuntutan yang akan disuarakan kaum buruh dalam May Day ada dua. Pertama, cabut/batalkan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Buruh meminta Hakim Mahkamah Konstitusi memenangkan uji formil dan uji materiil yang diajukan buruh. Isu kedua, berlakukan UMSK 2021,” kata Said Iqbal dalam keterangan tertulis, Jumat (30/4).

Iqbal mengatakan unjuk rasa di masa pandemi Covid-19 akan dilakukan sesuai protokol kesehatan. KSPI menggelar rapid antigen, mewajibkan penggunaan masker, hingga mengatur jarak saat berdemonstrasi.

KSPI juga akan berdemonstrasi di Ibu Kota DKI Jakarta. Sekitar 300 orang buruh dari Jabodetabek akan aksi jalan kaki (long march) dari Patung Arjuna Wiwaha.

“Untuk di tingkat nasional, aksi akan dipusatkan di Istana dan Gedung Mahkamah Konstitusi,” tuturnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

George Floyd, Kematiannya di Tangan Polisi Gemparkan AS
apahabar.com

Nasional

Jokowi Akan Perluas Wilayah Penerapan New Normal
apahabar.com

Nasional

Sertijab Menhan, Prabowo Ditemani Hasyim dan Kakak-Kakaknya
apahabar.com

Nasional

Jokowi Undang Gubernur Isran, Kaltim Fix Jadi Ibu Kota Baru?
apahabar.com

Nasional

Banjir Samarinda, Ratusan Ton Cadangan Pangan Disiapkan
apahabar.com

Nasional

Surat Suara Tercoblos di Selangor, Bawaslu RI: Kejadiannya di Luar Kendali
apahabar.com

Nasional

Belum Terima Bantuan Kuota Internet, Nadiem Minta Siswa Tidak Khawatir
apahabar.com

Nasional

Pengumuman Hasil Seleksi SNMPTN Dipercepat, Cek Linknya Hari Ini di snmptn.ac.id
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com