IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

Duh, Relawan H2D Diduga Disekap & Dikeroyok Oknum Tak Dikenal

- Apahabar.com     Senin, 24 Mei 2021 - 10:00 WITA

Duh, Relawan H2D Diduga Disekap & Dikeroyok Oknum Tak Dikenal

apahabar.com, BANJARMASIN – Tindak pengeroyokan diduga menimpa dua relawan pasangan calon Gubernur Kalsel nomor urut 02 Denny Indrayana – Difriadi Darjat (H2D).

Pengeroyokan itu dilaporkan terjadi di salah satu rumah di Kompleks Banjar Indah Permai, Jalan Kapur Naga, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Minggu (23/5) pukul 5 sore.

“Korbanya ada dua orang inisal R dan A. Mereka relawan kami,” ujar Tim Kuasa Hukum H2D, Muhammad Isrof Parhani, Senin (24/5) pagi.

Isrof menceritakan informasi dari para korban, aksi pengeroyokan itu berawal dari adanya cekcok antara para relawan dengan oknum yang melarang proses pemasangan spanduk antipolitik uang di wilayah Banjarmasin.

“Saat itu relawan kami berempat mau pasang spanduk. Dan sudah mendapat izin dari warga setempat. Tapi dihalangi oleh oknum tersebut,” katanya.

Berselang beberapa waktu, oknum tersebut menelpon rekan-rekannya, hingga datanglah sejumlah oknum lain yang tak dikenal. 

“Jumlahnya ada sekitar 15 orang,” terang Isrof.

Akhirnya segerombol oknum tersebut berhasil membawa dua dari empat relawan H2D ke suatu tempat yang kurang dikenal oleh korban.

“Dua dibawa, yang duanya lagi sempat kabur. Tempatnya mereka tidak tahu. Karena mereka dari Pelaihari. Yang pasti dua korban itu dibawa ke tempat yang berbeda,” bebernya.

Dijelaskan Isrof, di lokasi pertama terhadap korban mengaku sempat dikeroyok. Belum cukup, korban kemudian dipindahkan dan disekap ke suatu tempat di Komplek Banjar Indah Permai yang diduga merupakan rumah salah seorang anggota dewan.

“Katanya di situ korban dikeroyok lagi. Setelah itu disuruh membuat video permohonan maaf baru kemudian dilepaskan. Dan pulang ke posko,” terang Isrof.

Atas kejadian itu, Tim Hukum H2D akhirnya mendampingi korban untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Banjarmasin atas tuduhan pengeroyokan Pasal 170 KUHPidana.

“Aksi penyekapan dan pengeroyokan itu berlangsung dari sore hingga setelah magrib. Saya kurang tau persis jamnya. Dan sudah kami laporkan. Untuk korban sudah pulangkan,” bebernya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

Bisnis Prostitusi Seret Anak-Anak di Banjarmasin, Polisi Turun Tangan
Banjarmasin

Banjarmasin

Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif

Banjarmasin

UIN Antasari Banjarmasin Ambil Ancang-ancang Gelar PTM Terbatas
Tarif Tes PCR

Banjarmasin

Sejumlah Rumah Sakit dan Klinik di Banjarmasin Mulai Turunkan Tarif Tes PCR

Banjarmasin

Tinggal Sendirian di Bedakan, Penderita Diabetes Landasan Ulin Ditemukan Meninggal
Bupati Banjar

Banjarmasin

Disebut Terima ‘Jatah’ Baramarta, Eks Bupati Banjar Buka-bukaan di Sidang Tipikor
PPKM Level IV,

Banjarmasin

Penyekatan PPKM Level IV, Ratusan Pengendara R2 dan R4 Dilarang Masuk Banjarmasin
Banjarmasin

Banjarmasin

ESOK Banjarmasin PPKM Level III, Siap-Siap Sekolah Daring Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com