Kapten TNI Tewas Ditembak OTK di Aceh Duel Maut di SPBU Liang Anggang, Satu Sekarat Duel Maut di SPBU Liang Anggang, Pria Tewas Bersimbah Darah Jalan Tambang Sisakan Lumpur di Tapin, Warga Ngadu ke DPRD Kalsel Penyerangan Brutal Jurkani di Tanbu, Komnas HAM hingga LSPSK Turun Tangan

Evaluasi Larangan Mudik, DPRD Kalsel Soroti Sikap Petugas

- Apahabar.com     Selasa, 11 Mei 2021 - 19:34 WITA

Evaluasi Larangan Mudik, DPRD Kalsel Soroti Sikap Petugas

Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Fahrin Nizar, mengingatkan masyarakat untuk menahan diri tidak mudik. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Di tengah larangan mudik, DPRD Kalimantan Selatan kembali mengingatkan petugas agar tetap bersikap humanis kepada masyarakat.

Dalam usaha mengurangi pemudik, sejumlah pos check point telah didirikan di perbatasan antarkabupaten maupun antar provinsi.

Di setiap pos check point, warga luar daerah yang melintas menjalani pemeriksaan dokumen seperti surat keterangan negatif Covid-19.

“Menyikapi perkembangan situasi, kami hanya meminta petugas di lapangan bisa lebih humanis dalam melaksanakan tugas,” papar anggota Komisi III DPRD Kalsel, Fahrin Nizar, Selasa (11/5).

“Di sisi lain, kami juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi aturan pemerintah demi mencegah penularan Covid-19,” tambahnya politisi PDI Perjuangan ini.

Jumlah penderita Covid-19 di Kalsel terbilang tinggi. Hingga 10 April 2021, total kasus konfirmasi mencapai 33.658 orang.

Kemudian pasien yang berhasil disembuhkan berjumlah 31.129 orang, 1.560 kasus aktif dan 969 meninggal.

“Larangan mudik yang diatur pemerintah bukan diasumsikan melarang bersilaturahmi. Larangan ini lebih mempertimbangkan keselamatan banyak orang,” beber Fahrin Nizar.

“Dikhawatirkan ketika mendatangi orang tua atau sanak saudara, pemudik justru membawa Covid-19,” sambungnya.

Padahal selain bertatap muka langsung, masyarakat bisa menggunakan teknologi untuk tetap menjalin silaturahmi dengan sanak keluarga.

“Kalau masyarakat tak menahan diri, bukan tidak mungkin situasi di India terjadi di Indonesia. Terlebih kedua negara ini punya kultur budaya yang mirip,” tanda Fahrin.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ngotot Buka, Cafe di Banjarmasin Ini Diam-Diam Jual Miras

Kalsel

Kebakaran Pasar Batuah, Warga Dengar 3 Kali Bunyi Ledakan
apahabar.com

Kalsel

Dit Intelkam Polda Kalsel Gelar Bhakti Sosial di HST
apahabar.com

Kalsel

Cara Baru Kegiatan Belajar di SMKPPN Paringin, Orangtua Berbaur di Kelas
apahabar.com

Kalsel

Keputusan Bawaslu, Ini Sikap Habib Ahmad
Karhutla

Kalsel

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Waspada Karhutla

Kalsel

Jelang Peresmian Jembatan Sei Alalak, Menteri PUPR Dijadwalkan Tiba di Banjarmasin Hari Ini

Kalsel

Amankan Demo, Polres Banjar Turunkan 100 Anggota
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com