Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Fakta di Balik Pemuda Tewas Tergantung di Pulau Alalak, Dua Kali Coba Gantung Diri

- Apahabar.com     Sabtu, 15 Mei 2021 - 23:54 WITA

Fakta di Balik Pemuda Tewas Tergantung di Pulau Alalak, Dua Kali Coba Gantung Diri

Betapa terkejutnya saksi ketika melihat jasad Handri sudah tergantung dengan leher terikat seutas tali yang terikat di plafon rumah. apahabar.com/Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Masih dalam suasana lebaran, warga Desa Pulau Alalak, RT 07, Barito Kuala (Batola) dikejutkan dengan penemuan jasad pemuda dalam kondisi tergantung.

Belakangan diketahui, jasad itu ialah Handriyanoor (23). Ia ditemukan tewas tergantung di kediamannya sendiri, Sabtu (15/5) malam.

Jauh sebelum kejadian, pemuda kelahiran Pulau Alalak 10 Juli 1997 silam itu rupanya sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri.

“Tiga tahun silam sempat mencoba bunuh diri juga. Sudah dua kali coba gantung tapi sempat kelihatan keluarga,” cerita sang ayah, Amir Hasan.

Amir menduga anaknya itu mengalami depresi berat akibat masalah keluarga. Handri sempat keluar masuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum.

“Sempat tiga kali dirawat di Sambang Lihum. Kalau obat jalan terus tidak pernah telat sebulan sekali,” bebernya.

Handri hidup sendiri. Di rumah tempat di mana ia ditemukan tewas, hanya ada kerabat dekat di sebelah rumah.

Amir lama tak tinggal serumah dengan sang anak. Saat ini ia tinggal di Desa Alalak Berangas, yang lokasinya berseberangan dengan Pulau Alalak.

Pemicu perselisihan, kata dia, Hendri pernah menganiaya ibu tirinya. Sejak saat itu Amir memilih tinggal di seberang.

Terungkapnya kematian Handri didasari rasa penasaran keluarga yang sudah lama tak melihat korban.

Karena penasaran, Suriadi mendatangi rumah korban dan membuka pintu rumah korban.

Betapa terkejutnya ia ketika melihat jasad Handri sudah tergantung dengan leher terikat seutas tali yang terikat di plafon rumah.

“Saksi Suriadi terkejut melihat korban dalam keadaan tergantung di dalam rumah di depan pintu,” beber Kapolsek Alalak Berangas, Ipda Iman Juana.

Suriadi langsung bergegas menghubungi ayah korban dan menginformasikan kejadian tersebut ke warga sekitar.

Hingga selanjutnya pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan jasad Handri dibawa ke ruang jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan visum.

“Polsek Berangas dan Unit Identifikasi Reskrim Polres Batola datang ke TKP gantung diri melakukan olah TKP mengamankan barang bukti kemudian korban dibawa ke rumah sakit Ulin Banjarmasin untuk dilakukan visum,” pungkas Iman.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terima Aset Ratusan Miliar, Pemprov Kalsel Genjot PAD dari TPA Banjarbakula
Breaking News!!! Satu Orang Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di Kalsel Meninggal Dunia

Kalsel

Breaking News!!! Satu Orang Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di Kalsel Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Demo Masak di Barabai, Antusiasme Warga Bikin Mama Lita Terharu
apahabar.com

Kalsel

Pengumuman Serentak CPNS 2019 Diumumkan Hari ini, Kalsel Terisi 435 Formasi
apahabar.com

Kalsel

Kesbangpol Cegah Paham Radikal Masuk ke Kotabaru

Kalsel

Pemkab Tanbu dan Bank BRI Salurkan Banpres untuk Usaha Mikro
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Pekapuran Terbesar Sepanjang Desember 2019
apahabar.com

Kalsel

Demi Operasional Sekolah Keagamaan, DPRD Kalsel ‘Curi’ Ilmu ke Jatim
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com