Naik, Harga Elpiji Kalsel Diklaim Termurah Se-Kalimantan Megaproyek Gedung Baru DPRD Banjarmasin, Ibnu Sina Buka Suara Lagi, Danau Eks Tambang di Banjar Renggut Korban Jiwa Ironi Gedung Baru DPRD: Orang Miskin di Banjarmasin Makin Banyak Blak-blakan Ibnu Sina Bicara Konsep IKN Nusantara: Jangan Oligarkis & Ngutang

Geger, Buruh Toko Bangunan di Pelaihari Tewas Tergantung

Warga Jalan Kemakmuran Parit Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Tanah Laut geger, menyusul ditemukannya buruh di toko bangunan Jawa.......
- Apahabar.com     Senin, 3 Mei 2021 - 12:36 WITA

Geger, Buruh Toko Bangunan di Pelaihari Tewas Tergantung

Buruh di toko bangunan Jawa Sentosa tewas tergantung di Jalan Kemakmuran Parit Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Tanah Laut, Senin (3/5/2021). Foto-apahabar.com/Ali Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Warga Jalan Kemakmuran Parit Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Tanah Laut geger, menyusul ditemukannya buruh di toko bangunan Jawa Sentosa tewas tergantung, Senin (3/5) sekitar pukul 07.00 Wita.

Buruh di toko bangunan Jawa Sentosa itu belakangan diketahui bernama Albert Bryan Aldi (23) Warga Sukaramah RT 04 Kecamatan Panyipatan, korban ditemukan tewas tergantung di halaman samping toko tempatnya bekerja.

Kapolres Tanah Laut AKBP Cuncun Kurniadi, melalui Kapolsek Pelaihari Ipda Pelly Manurung membenarkan temuan seorang pria buruh di toko bangunan yang diduga tewas gantung diri tersebut.

“Iya, telah ditemukan seorang pria gantung diri di sebuah toko bangunan oleh warga Pelaihari, dan dilaporkan ke Polsek. Atas laporan itu kami langsung ke TKP,” kata Pelly.

Korban tergantung menggunakan seutas tali nilon putih. “Korban sudah tidak bernyawa dilarikan ke Rumah Sakit H Boejasin Pelaihari,” katanya.

Pelly bilang pemilik toko bernama Darmaji menceritakan bahwa sebelumnya bahwa korban memeliki masalah keluarga dan baru bercerai dengan istrinya.

“Korban memilik satu orang anak dan baru bercerai dengan istrinya. Selama ini korban tidak pernah pulang ke rumah dan juga korban selama ini tinggal di toko bangunan Jawa sentosa seorang diri,” ujar Pelly lagi.

Kepada bosnya tersebut sambung Pelly, korban pernah bercerita bahwa korban ada masalah keluarga.

Sebelum peristiwa itu terjadi pada Minggu malam tadi, sekitar pukul 23.00 Wita korban ada ke warung di Tajau Pecah tapi posisi warung tutup.

“Kemudian pulang lagi ke toko bangunan dan pada jam 07.00 sudah ditemukan gantung diri,” tandasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Mila Karmila

Kalsel

Partisipasi Bangun Daerah, Mila Karmila Dirikan Yayasan Generasi MK
Banjar Mural Festival 2021 Mulai Beraksi

Kalsel

Digadang Jadi Ajang Tahunan, Sederet Muralis di Banjar Mural Festival 2021 Mulai Beraksi
apahabar.com

Kalsel

Untuk Pembaca Setia, apahabar.com Kini Terverifikasi Dewan Pers
Kalsel

Kalsel

Selasa, Kalsel Catat 62 Kasus Penularan Covid-19
Kecuali Bahan Pokok, Pedagang dari Banjarmasin Diimbau Tak Masuk Batola

Kalsel

Kecuali Bahan Pokok, Pedagang dari Banjarmasin Diimbau Tak Masuk Batola
Pajak

Kalsel

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Bupati HSS Bayar Pajak
Mahkamah Konstitusi

Kalsel

UPDATE Pilgub Kalsel, 5 Wilayah Pemilih Terbanyak Milik H2D atau BirinMU?
apahabar.com

Kalsel

Pilwali Banjarmasin 2020, Empat Paslon Dapat Pengawal Pribadi Terlatih
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com