Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Tetap Sekat Pemudik! Lucky Birthday Bjb 60versary Tawarkan Hadiah Jutaan Rupiah, Ayo Ikuti Promonya

Geger, Buruh Toko Bangunan di Pelaihari Tewas Tergantung

- Apahabar.com Senin, 3 Mei 2021 - 12:36 WIB

Geger, Buruh Toko Bangunan di Pelaihari Tewas Tergantung

Buruh di toko bangunan Jawa Sentosa tewas tergantung di Jalan Kemakmuran Parit Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Tanah Laut, Senin (3/5/2021). Foto-apahabar.com/Ali Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Warga Jalan Kemakmuran Parit Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Tanah Laut geger, menyusul ditemukannya buruh di toko bangunan Jawa Sentosa tewas tergantung, Senin (3/5) sekitar pukul 07.00 Wita.

Buruh di toko bangunan Jawa Sentosa itu belakangan diketahui bernama Albert Bryan Aldi (23) Warga Sukaramah RT 04 Kecamatan Panyipatan, korban ditemukan tewas tergantung di halaman samping toko tempatnya bekerja.

Kapolres Tanah Laut AKBP Cuncun Kurniadi, melalui Kapolsek Pelaihari Ipda Pelly Manurung membenarkan temuan seorang pria buruh di toko bangunan yang diduga tewas gantung diri tersebut.

“Iya, telah ditemukan seorang pria gantung diri di sebuah toko bangunan oleh warga Pelaihari, dan dilaporkan ke Polsek. Atas laporan itu kami langsung ke TKP,” kata Pelly.

Korban tergantung menggunakan seutas tali nilon putih. “Korban sudah tidak bernyawa dilarikan ke Rumah Sakit H Boejasin Pelaihari,” katanya.

Pelly bilang pemilik toko bernama Darmaji menceritakan bahwa sebelumnya bahwa korban memeliki masalah keluarga dan baru bercerai dengan istrinya.

“Korban memilik satu orang anak dan baru bercerai dengan istrinya. Selama ini korban tidak pernah pulang ke rumah dan juga korban selama ini tinggal di toko bangunan Jawa sentosa seorang diri,” ujar Pelly lagi.

Kepada bosnya tersebut sambung Pelly, korban pernah bercerita bahwa korban ada masalah keluarga.

Sebelum peristiwa itu terjadi pada Minggu malam tadi, sekitar pukul 23.00 Wita korban ada ke warung di Tajau Pecah tapi posisi warung tutup.

“Kemudian pulang lagi ke toko bangunan dan pada jam 07.00 sudah ditemukan gantung diri,” tandasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Galang Bantuan Swadaya Masyarakat, Pemkot Rehab Rumah ‘Ambruk’ Nenek Sabariah
apahabar.com

Kalsel

Kebun Terendam, Petani Karet Damit Hulu Gagal Panen
apahabar.com

Kalsel

Samsat Ditutup; Bakeuda Prihatin, Kapolda Katakan Hanya Sementara
apahabar.com

Kalsel

Diskusi di MAN 1 Tapin, Peran Pramuka untuk Masa Depan
apahabar.com

Kalsel

Update 27 Juni: Kalsel Tambah Puluhan Kasus Positif Covid-19, Nihil MD
Duit Sembako

Kalsel

Sidang Duit Sembako Ketua Kadin Kalsel, Penyidik Urai Perkara
Covid-19 Tanbu

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 15 Orang, Positif 22
apahabar.com

Kalsel

HBI Diduga Langgar Perda, FPI Tak Punya Bukti
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com