Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang

Halangi Petugas Patroli, Penambang Liar di Banjar Putus Akses Jalan

- Apahabar.com Selasa, 18 Mei 2021 - 16:18 WIB

Halangi Petugas Patroli, Penambang Liar di Banjar Putus Akses Jalan

Aparat kepolisian bersama Tim Satgas Peti PT AGM bergoyong menumpuk kayu dan batu agar bisa dilalui, Senin (17/5). Foto-apahabar.com/hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – Patroli rutin tim Satgas penambang liar tanpa izin (Satgas Peti) PT AGM sempat terhambat jalan putus.

Putusnya jalur menuju lokasi tambang diduga ulah oknum peti di Desa Rampah, Kecamatan Telaga Bauntung, Kabupaten Banjar.

Patroli rutin mingguan ini juga untuk memastikan informasi adanya dugaan pencurian barang bukti batubara yang sudah di-police line kepolisian Polres Banjar.

Melihat jalan terputus, belasan anggota polisi bersama tim Satgas Peti PT AGM bergotong royong menutup jalan yang dilongsor menggunakan kayu dan batu

Kuasa Hukum sekaligus juru bicara Tim Satgas Peti PT AGM, Suhardi mengatakan rusaknya jalan hingga tidak bisa dilalui mobil diduga ulah penambang liar. Mereka diduga sengaja menghambat petugas menuju ke lokasi.

“Kemungkinan besar iya. Karena jalur ke blok 1 yang dilakukan penambangan peti, ya, ini. Ada jalur lainnya, tapi jembatannya terputus,” ungkapnya, Senin (17/5).

Sementara Kanit I Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Polda Kalsel, Kompol Rokhim S mengatakan kejadian serupa tidak hanya terjadi sekali.

“Berulang kali seperti ini. Karena para peti ini melakukan berbagai macam cara untuk melancarkan aksinya,” terang Kompol Rokhim.

Kurang lebih 30 menit menutup lubang, akhirnya jalan dapat dilalui mobil.

Sesampainya di lokasi Blok 1, barang bukti batubara sebanyak 3 ribu ton ternyata sudah lenyap.

Pencurian ribuan ton batubara tersebut diperkirakan terjadi saat lebaran Idulfitri 1442 H. Saat itu tim satgas sedang cuti dan polisi pengaman ditarik ke Mako masing-masing per 12-16 Mei.

Terkait kasus ini, pihak PT AGM melalui kuasa hukum bakal melakukan pengaduan masyarakat (Dumas) ke Polres Banjar untuk segera ditindaklanjuti secara hukum.

“Kami berharap proses berjalan lancar dan para pelaku segera ditangkap, sehingga dapat memberi efek jera,” harap Kuasa Hukum PT AGM, Suhardi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

vaksin sinovac

Kabupaten Banjar

Disuntik Vaksin Sinovac, Bupati Banjar Pastikan Aman
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Banjir di BAS Martapura, Warga Dikejutkan Ular Piton di Dini Hari
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Teka-teki Pasangan Saidi Mansyur Mulai Terurai
Banjir Pengaron

Kabupaten Banjar

Update Banjir Pengaron, Banyak Warga Terserang Kutu Air

Kabupaten Banjar

Santri Tenggelam di Sungai Martapura hingga Kini Belum Ditemukan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Banjir Terus Naik, Warga BAS Martapura Siap Siaga
apahabar.com

Kabupaten Banjar

PKB Isyaratkan Dukung Petahana Maju di Pilkada Banjar

Kabupaten Banjar

Baznas dan TP PKK Banjar Bagikan Sembako dan Masker untuk Kaum Duafa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com