Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah VIDEO Momen Polisi Banjarmasin Kena Pentung Saat Ricuh #SaveKPK Jilid II Aksi #SaveKPK Banjarmasin Panas, Kepala Petugas Kena Pentung Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Memanas Lagi, 7 Mahasiswa Dirawat! Gugatan Korban Banjir Vs Gubernur Kalsel, Pemprov Sibuk Siapkan Tangkisan

Hari Kebangkitan Nasional, Simak Pesan Presiden Jokowi

- Apahabar.com Kamis, 20 Mei 2021 - 10:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional, Simak Pesan Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pengarahan secara virtual kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia di Istana Negara Jakarta. Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan ucapan selamat Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap 20 Mei. Pada peringatan Harkitnas kali ini, Presiden Jokowi mengingat perjuangan Indonesia yang lebih dari setahun melawan pandemi Covid-19.

“Lebih setahun dunia dicengkeram pandemi global Covid-19, lebih setahun pula Indonesia berjuang untuk membendung segala dampaknya,” kata Jokowi dikutip dari akun instagramnya @jokowi, Kamis (20/5).

Dia pun mengajak bangsa Indonesia untuk bersama-sama melawan pandemi Covid-19. Jokowi meyakini apabila masyarakat bersatu, Indonesia akan menang melawan pandemi virus corona.

“Hari ini, dengan semangat Budi Utomo, kita bersatu dan bergotong-royong untuk bangkit dan menang melawan pandemi, dan bersama-sama melangkah menuju Indonesia maju,” jelasnya.

Sebagai informasi, Kebangkitan Nasional Indonesia merupakan kurun waktu ketika bangsa Indonesia mulai memiliki kesadaran nasional sebagai ‘Orang Indonesia’.

Pada kurun awal abad ke-20 itu ditandai dengan terjadinya peristiwa penting, yaitu berdirinya organisasi pemuda Budi Utomo (Boedi Oetomo) pada 20 Mei 1908 dan ikrar Sumpah Pemudah pada 28 Oktober 1928.

Tak Dijadikan Libur Nasional

Organisasi pemuda Budi Utomo didirikan oleh Dr. Soetomo bersama para mahasiswa di di kampus STOVIA yaitu Goenawan Mangoenkoesoemo dan Soeraji yang digagaskan oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo. Organisasi ini bersifat sosial, ekonomi, dan kebudayaan tetapi tidak bersifat politik.

Mengingat pentingnya peristiwa berdirinya organisasi ini, tanggal 20 diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) melalui Keppres No. 316 Tahun 1959, tanggal 16 Desember 1959. Berbeda dengan hari nasional lain, Pemerintah Indonesia tidak menjadi Hartiknas sebagai hari libur nasional.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ahli Jelaskan Alasan Obat Malaria Bisa Digunakan untuk Covid-19
apahabar.com

Nasional

Gus Nur Ditangkap, Begini Tanggapan Sekjen PBNU

Nasional

Ini Alasan Pegawai KPK Tak Lolos TWK Cabut Permohonan Uji Materi di MK
apahabar.com

Nasional

BMKG Pantau 27,5% Wilayah Indonesia Alami Curah Hujan di Luar Kewajaran
apahabar.com

Nasional

Dandhy Dwi Laksono Dipulangkan dengan Status Tersangka
Covid-19

Nasional

Datang Dari Jakarta, Aa Gym Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Tragedi Speedboat Paspampres, Menteri LHK Lepas Jenazah Stafnya
apahabar.com

Nasional

Pria Pemakai Jasa Vanessa Angel Tak Bisa Dijerat, Ini Alasan Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com