Jelang Pelantikan, Karangan Bunga Anies Baswedan hingga MHM Hiasi Balai Kota Banjarmasin Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring!

Idulfitri 1442 Hijriah, Ratusan Napi di Barabai Diganjar Remisi

- Apahabar.com Kamis, 13 Mei 2021 - 11:46 WIB

Idulfitri 1442 Hijriah, Ratusan Napi di Barabai Diganjar Remisi

apahabar.com, BARABAI – Suasana haru dan ceria menyelimuti Rutan Kelas II-B Barabai.

Ratusan narapidana di dalamnya mendapat remisi khusus di hari kemenangan, Idulfitri 1442 Hijriah ini.

Saat ini jumlah keseluruhan penghuni Rutan di Hulu Sungai Tengah (HST) sebanyak 213 orang. Di antaranya, 207 narapidana (napi) dan 27 tahanan (titipan).

Dari total jumlah napi itu, 152 orang di antaranya mendapat remisi. Bahkan ada yang mendapatkan remisi bebas langsung atau RK II.

Karutan Barabai, Gusti Iskandarsyah menyebutkan total napi sebenarnya yang memenuhi syarat remisi khusus pada Idulfitri ini ada 179 orang. Namun SK untuk ke 27 orang di antaranya belum diturunkan.

Hal itu disebabkan ada perbaikan data maupun dokumen. Tentunya yang berkaitan dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 3 Tahun 2018.

“Remisi (bagi yang belum mendapatkan SK) akan diterbitkan setelah idul fitri,” kata Gusti Iskandarsyah usai Salat Id di Rutan Barabai, Kamis (13/5).

Gusti merincikan besaran remisi yang diberikan bervariasi. Yang mendapat remisi15 hari berjumlah 39 orang, 1 bulan 100 orang, 1 bulan 15 hari 13 orang dan RK II hanya 1 orang.

Regulasi pemberian remisi tersebut, kata Gusti berdasarkan pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat.

Ada dua syarat bagi napi untuk mendapat remisi tersebut. Yakni, subtantif dan administratif.

“Subtantif yaitu, berkelakuan baik dan telah menjalani masa pidana lebih dari 6 bulan. Untuk administratifnya yaitu, kelengkapan berkasnya,” tutup Gusti Iskandarsyah.

Berdasarkan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), jumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Indonesia per 5 Mei 2021 adalah 263.186 orang. Rinciannya 210.647 narapidana dan 52.539 tahanan.

Se-Indonesia, sebanyak 121.026 WBP dari berbagai lembaga pemasyarakatan mendapatkan remisi khusus. Bahkan 550 orang di antaranya langsung bebas.

Dalam remisi khusus 2021, jumlah penerima terbanyak berasal dari Sumatera Utara dengan 14.906 orang, disusul Jawa Timur 13.223 orang dan Jawa Barat 11.776 orang.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Bawaslu RI Pantau Langsung PSU Pilgub Kalsel di Binuang Tapin
apahabar.com

Kalsel

Mendung Melepas Mugi Ke Polda Sulteng
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Isi Benda Misterius Diduga Bom di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Terpapar Covid-19, Dua Nakes PSTW Budi Sejahtera Jalani Isolasi

Kalsel

Sebelum Tutup Usia, Direktur RSUD Sultan Suriansyah Sempat Diberi Obat
Kecamatan

Kalsel

Imbas Air Laut Pasang, 2 Kecamatan di Tala Masih Terendam Banjir
apahabar.com

Kalsel

Jejak Pejuang Banjar Ratu Zaleha Melawan Belanda, Sempat Terasing di Bogor
apahabar.com

Kalsel

Terungkap, Motif Pembunuhan Sadis di Kotabaru Versi Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com