Biang Prostitusi Anak di Banjarmasin, Takut Diantar ke Panti karena Utang Kreditan Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan

Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19 Macet, PJ Gubernur Kalsel Janji Segera Cair

- Apahabar.com Senin, 10 Mei 2021 - 15:37 WIB

Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19 Macet, PJ Gubernur Kalsel Janji Segera Cair

Ilustrasi tenaga kesehatan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Insentif tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 di Kalsel belum dibayar sejak September 2020.

PJ Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, ikut turun tangan untuk mengatasi masalah tersebut.

“Hari ini saya mau ketemu dengan Kepala Dinas Keuangan dan Sekda untuk mengecek kesiapan pembayaran itu. Katanya yang sudah siap datanya pembayaran untuk bulan September sampai November 2020. Sekarang saya mau cek,” ujar PJ Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, kepada apahabar.com, Senin (10/5/2021).

Salah satu penyebab tertundanya pencairan, kata dia, karena insentif yang sebelumnya ditanggung APBN kini menjadi tanggungan APBD.

“Kalau APBN tidak menanggung lagi, maka ketentuan pemberian insentif itu berdasarkan kemampuan daerah. Nah, nanti kami akan diskusi dengan DPRD, dengan tim anggaran daerah, berapa mampu kita untuk memberikan intensif ini,” jelasnya.

Untuk itu ia belum bisa memastikan apakah jumlahnya sama seperti insentif sebelumnya atau malah berbeda.

“Besarannya belum didiskusikan, belum dibedah APBD kita mampunya berapa. Apakah tetap apakah berkurang atau berlebih? Ini kita bedah dulu berapa rata rata perbulan yang bisa dibayarkan,” terangnya.

Yang jelas, dia berjanji pemberian insentif bagi tenaga kesehatan khusus yang menangani Covid-19 akan segera dicairkan. Bahkan tidak menutup kemungkinan insentif yang dicairkan dari Desember 2020 hingga sekarang.

“Yang lain lain nanti administrasinya segera disiapkan supaya bisa juga secara bertahap dibayarkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Suciati, menerangkan insentif yang belum dicairkan sebanyak miliaran rupiah.

“Kita sudah menyiapkan dokumen. Sudah lengkap semua. Juga sudah menanyakan ke Bakeuda dan Dinkes tapi belum ada kejelasan. Jumlah nakes di RS Ulin sekitar 400-an belum dibayarkan dari September 2020 sampai sekarang. Totalnya miliaran. Kami berharap segera lah,” ucapnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19

Kalsel

Covid-19 Melonjak, 31 Lagi Warga Kotabaru Positif
BST

Kalsel

Monitoring Penyaluran BST, Bhabinkamtibmas Polsek Karang Bintang Berikan Imbauan
Martinus

Kalsel

Legawa, Tim Pemenangan Martinus-Jaya Ucapkan Selamat untuk Aditya-Wartono
apahabar.com

Kalsel

Puting Beliung Terjang Rumah Warga Sungai Lulut
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Bangunan di Kalsel ‘Terbengkalai’, KPK Angkat Bicara!
apahabar.com

Kalsel

KPU Kalsel Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara
apahabar.com

Kalsel

Polisi Amankan Ribuan Liter Bensin dari Pria di Banjarmasin Timur
apahabar.com

Kalsel

Sipir Pengeroyok Napi di Tanjung Ketawa-Ketiwi Saat Ditahan, Keluarga Kecewa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com