Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Jaga Pemudik di Pos Perbatasan Kalteng, Puluhan Petugas Dites Antigen

- Apahabar.com Selasa, 4 Mei 2021 - 23:33 WIB

Jaga Pemudik di Pos Perbatasan Kalteng, Puluhan Petugas Dites Antigen

Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat, meninjau pos penyekatan arus mudik perbatasan Kalselteng di Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas. Foto: apahabar.com/Irfansyah

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Puluhan petugas pos penyekatan arus mudik di perbatasan Kalimantan Tengah dan Selatan di Kecamatan Kapuas Timur, menjalani rapid test antigen, Selasa (4/5).

Pemeriksaan dilakukan pos check point di Jembatan Timbang Kilometer 12 Kecamatan Kapuas Timur oleh petugas dari Puskesmas Anjir Serapat.

Hasilnya dari 88 petugas yang bertugas di pos penyekatan, tidak seorang pun dinyatakan positif Covid-19.

“Tujuan pelaksanaan rapid tes antigen adalah untuk memastikan semua petugas dalam keadaan sehat,” papar Kapolres Kapuas AKBP, Manang Soebeti, melalui Kapolsek Kapuas Timur Iptu Eko Sutrisno.

“Pemeriksaan juga demi memberikan jaminan dan kenyamanan kepada masyarakat bahwa petugas yang memeriksa dalam kondisi prima dan tidak terkontaminasi Covid-19,” imbuhnya.

Pemeriksaan itu senada dengan keinginan Bupati Ben Brahim S Bahat. Ditegaskan bahwa semua orang yang masuk Kapuas, harus menunjukan bukti keterangan negatif Covid-19.

“Semua harus betul-betul clear. Dalam artian bisa menunjukkan hasil pemeriksaan Covid-19,” tegas Ben Brahim ketika meninjau pos perbatasan, Selasa (4/5).

“Namun demikian, sebaiknya perjalanan hanya dilakukan untuk kepentingan mendesak seperti melahirkan, berobat, kunjungan duka, distribusi logistik atau bahan pokok dan pelaku perjalanan dinas,” tambahnya.

Bupati Kapuas dua periode itu juga menegaskan, penyekatan dilakukan untuk keselamatan masyarakat di kabupaten berjuluk Tinggang Menteng Panunjung Tarung tersebut.

“Semuanya demi keselamatan masyarakat dari virus corona. Virus ini memang ada dan mematikan,” pungkas Ben Brahim.

Petugas pos penyekatan menjalani pemeriksaan rapid antigen sebelum menjalankan tugas. Foto: Foto: apahabar.com/Irfansyah

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Tunggu Swab Kedua, PDP asal Lamandau Meninggal Dunia
Kalteng

Kalteng

Duh, Positif Covid-19 Kapuas Bertambah Lagi 50 Kasus
apahabar.com

Kalteng

Terkuak, Motif Remaja di Teweh Sebar Video Syur Mantan
Polsek Pulau Petak

Kalteng

Polsek Pulau Petak Kapuas Disiplinkan Warga yang Tak Gunakan Masker
apahabar.com

Kalteng

Curah Hujan Tinggi, Beberapa Desa di Barut Mulai Terendam Banjir

Kalteng

Cegah Penyimpangan, Disdik Kapuas Sosialisasikan Trik Kelola Keuangan Sekolah
Kapuas

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas: Positif Tambah 5 Orang
apahabar.com

Kalteng

Bawaslu Barut Sosialisasikan Pengembangan Pengawasan Pemilu, Ajak OMS Terlibat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com