Motor Vs Motor di Paharuangan Kandangan, Pemuda Simpur Tewas Seketika Duduk Perkara Viral Pria Bersajam Ngamuk di Nagasari Banjarmasin hingga Bergumul dengan Polisi Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Setinggi 500 Meter Kepung Serda Nurhadi, Belasan Pelaku Diamankan Polisi dan TNI Jalan Tikus Masuk Kalteng di Kapuas Juga Dijaga Ketat Petugas

Jelang Lebaran Pasar Membludak, Pj Gubernur Kalsel Perintahkan Pembatasan

- Apahabar.com Rabu, 5 Mei 2021 - 12:17 WIB

Jelang Lebaran Pasar Membludak, Pj Gubernur Kalsel Perintahkan Pembatasan

Situasi pasar di Kota Banjarmasin jelang lebaran Idulfitri 2021. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah melarang pelaksanaan mudik lebaran 2021 ini. Alasannya guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kebijakan ini efektif dilaksanakan di seluruh Indonesia tanpa terkecuali. Dimulai sejak 6-17 Mei mendatang.

Yang perlu diperhatikan adalah pusat perbelanjaan. Pasar modern seperti mal maupun pasar tradisional cenderung menjadi titik berkumpulnya manusia.

Warga berbondong-bondong belanja ke pasar untuk memenuhi kebutuhan guna keperluan menyambut lebaran yang dijadwalkan jatuh pada 13 Mei mendatang.

Melihat hal itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kalsel, Safrizal ZA mewanti-wanti setiap kepala daerah kabupaten/kota untuk mengendalikan mobilitas masyarakat di pasar.

Safrizal menegaskan harus dilakukan pembatasan kapasitas di pusat perbelanjaan.

“Mal dan keramaian dibatasi jumlahnya. Dan akan dilakukan dengan satu sistem,” ujar Safrizal.

Penerapan protokol kesehatan Covid-19 juga harus dilaksanakan di pasar-pasar. Pedagang dan pembeli yang masuk wajib menggunakan masker.

“Dihitung jumlah kapasitasnya. Dan gunakan protokol kesehatan. Semata-mata dilakukan untuk keselamatan rakyat,” katanya.

Tak hanya itu, Safrizal juga tegas melarang operasional tempat wisata di daerah yang masih berstatus zona merah. Kalau pemilik masih ngeyel dia mempersilakan untuk ditutup paksa.

Dikatakannya salah satunya yang sudah resmi menutup tempat wisatanya adalah Kabupaten Tanah Bumbu yang saat ini masih berstatus zona merah.

“Pusat keramaian dibatasi, beberapa yang zona merah tempat wisata ditiadakan. Bagi yang merah akan ditutup. Tanbu sudah mengumumkan menutup tempat wisatanya,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 5 Mei; Pasien Positif Bertambah, Jadi 219 Orang
apahabar.com

Hukum

Sidang Pledoi Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST, PH Terdakwa Minta Keringanan
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Jurnalis Kalsel Ikuti UKW
Api di Kayutangi

Kalsel

Amuk Api di Kayutangi, ODGJ Teriak-Teriak Sebelum Kebakaran

Kalsel

Minibus Terbakar di Balangan, Pemilik Nyaris Terpanggang
apahabar.com

Kalsel

Beragam Lomba PAI Warnai Pekan Muharram di HST
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Peluru Tembus Rumah Warga di Karang Bintang Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Debat Pertama, Relawan Prabowo-Sandi Gelar Nobar di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com