Geger! Jasad Pria Mengapung di A Yani Km 11 Kertak Hanyar Sempat Padam, Sistem Kelistrikan Kalselteng Kembali Pulih Tampil Perdana, Munthe FC Kotabaru Puas Jadi Runner-Up Belum Sejam, Polres HSS Ciduk 3 Terduga Pengedar Sabu Sebagian Kalsel Alami Pemadaman Aliran Listrik, Ternyata Ini Penyebabnya

Jelang Lebaran, Polsek Martapura dan Koramil Kembali Sita Meriam Karbit

Polsek Martapura Timur kembali menyita meriam karbit di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten Banjar, Minggu (9/5) siang.Meriam karbit yang disita
- Apahabar.com     Minggu, 9 Mei 2021 - 20:27 WITA

Jelang Lebaran, Polsek Martapura dan Koramil Kembali Sita Meriam Karbit

Polsek Martapura Timur bersama Koramil setempat kembali menyita meriam karbit di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten Banjar, Minggu (9/5) siang. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Polsek Martapura Timur kembali menyita meriam karbit di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten Banjar, Minggu (9/5) siang.

Meriam karbit yang disita tersebut terbuat dari pipa besi sebanyak 6 biji dan 1 dari kaleng.

Penyitaan meriam karbit tersebut dilakukan oleh anggota Polsek Martapura Timur bersama dengan Koramil 1006/Martapura.

Penyitaan dilakukan oleh Serda Benyamin dan Bhabinkamtibmas Desa Akar Begantung, Bripka Khairul dan Kanit Provos Aipda Imam Yanuarto.

Kapolsek Martapura Timur, Ipda Samsul Bahri, mengatakan membenarkan jika pihaknya kembali menyita meriam karbit di Desa Pekauman Ulu.

Samsul bilang, sebelumnya juga pihaknya telah menyita 9 buah meriam karbit dari pipa besi di Desa Pekauman Ulu dan Kampung Melayu.

“Berdasarkan dari laporan warga, kita kembali menyita 6 buah meriam karbit, namun tidak kita temukan pemiliknya,” tuturnya kepada apahabar.com

Barang tersebut disita di areal pemukiman warga Desa Pekauman Ulu, kemungkinan meriam karbit tersebut baru saja selesai di cat oleh pemiliknya.

“Barang ini baru saja dicat oleh pemiliknya, pada saat kita amankan tidak ada pihak yang mengakui kepemilikan barang tersebut,” ujarnya.

Samsul menegaskan jika pihaknya pada malam perayaan Idulfitri, akan lebih meningkatkan pengawasan di wilayah hukum Martapura Timur agar tidak ada yang membunyikan meriam karbit dan juga perang mercon.

“Karena di daerah kita ini banyak sekali Lansia dan juga balita, serta akan mengganggu ketertiban umum dan dapat membahayakan jiwa serta harta benda orang lain,” jelasnya.

Samsul menyampaikan barang siapa yang kedapatan melanggar hal tersebut bakal ditindak sesuai dengan peraturan yang ada.

“Ancamannya seperti tercantum dalam Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman 10 tahun kurungan,” pungkas Ipda Samsul.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pelabuhan

Tak Berkategori

Cetak Sejarah! Pelabuhan Pelaihari Bongkar Perdana Batu Bara Kokas dari Australia
apahabar.com

Tak Berkategori

Seleksi Masuk Darul Musthofa Sudah Dibuka, Simak Persyaratannya
Anggarkan Rp 106 Miliar Entaskan Wilayah Rentan Pangan

Tak Berkategori

Anggarkan Rp 106 Miliar Entaskan Wilayah Rentan Pangan

Tak Berkategori

Pejabat The Fed Bikin Pernyataan, Rupiah Langsung Menguat
Zayn Malik

Tak Berkategori

Zayn Malik dan Gigi Hadid Putus, Isu Aniaya Mertua Menyeruak!

Tak Berkategori

Disdik Tapin Mulai Proses Persiapan Pelaksanaan PPDB
apahabar.com

Tak Berkategori

DLU: Kesadaran Penumpang Angkutan Laut Banjarmasin Rendah
apahabar.com

Tak Berkategori

Rupiah Ditutup Menguat Seiring Membaiknya Kondisi Donald Trump
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com