Serangan Udara Israel di Gaza, Ratusan Warga Palestina Tewas H+3 Idulfitri, Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Masih Sepi Bawa Sabu dari Kaltim, Warga HST Ditangkap di Pos Penyekatan Jaro Tabalong Banjir Satui Tanbu, Ratusan Warga Masih Mengungsi, Puluhan Ribu Terdampak Cuaca Cerah, Banjir di Satui Tanbu Berangsur Surut

Jerit Sopir Travel Kalsel Buntut Penyekatan Perbatasan Kaltim-Kalteng

- Apahabar.com Senin, 3 Mei 2021 - 17:45 WIB

Jerit Sopir Travel Kalsel Buntut Penyekatan Perbatasan Kaltim-Kalteng

Sejumlah sopir travel terus mengeluhkan kebijakan larangan mudik. Foto: Ist

apahabar.com, BANJARBARU – Penyekatan wilayah imbas larangan mudik benar-benar bikin sopir di Kalsel menjerit. Penurunan pendapatan mereka diprediksi menembus 100 persen.

“Ini pasti berdampak terhadap kami para sopir, contohnya saya sendiri akan kehilangan pendapatan sepenuhnya, pendapatan enggak ada lagi,” ujar Fathur salah seorang sopir antarkota antarprovinsi (AKDP) kepada apahabar.com, Senin (3/5).

Keseharian Fathur ialah mengangkut penumpang rute Banjarbaru – Palangkaraya, Banjarmasin – Palangkaraya, Banjarbaru – Muara Teweh, dan daerah luar Kalsel lainnya.

Petugas Gabungan Tabalong Mulai Awasi Akses Keluar Masuk Perbatasan Kalsel-Kaltim

“Kami ada pinjaman di leasing. Kalau menunggak bertambah juga bunganya. Belum kebutuhan hidup lainnya. Dengan adanya penyekatan ini jelas kami sangat terdampak,” katanya.

Fathur berharap pemerintah khususnya Pemprov Kalsel segera memperhatikan nasib sopir rute provinsi.

“Setidaknya mendata sopir – sopir terdampak dan memberikan bantuan berupa sembako,” harapnya.

Sopir tergolong pekerja sektor informal. Karenanya, golongan ini tak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

“Tapi ya tolonglah diperhatikan juga, didata dan diberi bantuan biar kami teringankan,” ujarnya.

Senada, salah satu sopir travel dari Kotabaru, Fuad justru telah merasakan penurunan pendapatan. Meski tak sampai 100 persen. Karena masih bisa melayani penumpang wilayah aglomerasi.

“Tapi, di luar wilayah aglomerasi kami tidak bisa. Jadi kami memanfaatkan kesempatan itu untuk mencari nafkah. Memang akan turun pendapatan prakiraan 50 persen,” terangnya.

Namun Fuad masih bersyukur. Sebab penyekatan wilayah diprediksi tidak akan berlaku lebih dari sebulan.

“Syukur enggak sampai satu bulan, kalau sampai sebulan ya enggak tahu lagi lah mau gimana,” ujarnya.

Bantuan Sosial

Selain Penyekatan di Perbatasan Kalsel-Kaltim, Ini Titik Posko Lainnya di Kotabaru

Merespons itu, PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA meminta para sopir travel itu untuk mengerti.

“Kita kerja bersama untuk kesulitan kita atasi bersama tetapi kalau untuk kebijakan ini jika salah dieksekusi akan menimbulkan dampak yang lebih berbahaya dibandingkan dengan permasalahan ekonomi,” ujar Safrizal, Senin (5/3).

Oleh karenanya, Safrizal mengajak semua pihak mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik tersebut.

“Sambil juga kita menyelesaikan permasalahan kesejahteraan sosial. Bansos sudah kita minta untuk dipercepat penyaluran bantuannya. Ini kebijakan nasional yang terkena bukan hanya Kalsel tapi seluruh Indonesia,” jelasnya.

Safrizal menegaskan kebijakan ini harus diambil agar tidak terjadi tsunami Covid-19 seperti di India.

“Kita tidak ingin pandemi di India terjadi di Indonesia. Untuk warga yang ingin melakukan perjalanan ke daerah lain ikuti prosedurnya,” tegasnya.

Yang mana untuk wilayah aglomerasi boleh tanpa Surat Izin Keluar/Masuk atau SIKM. Namun jika melewati wilayah aglomerasi harus dengan membawa SIKM seperti yang tertulis dalam SE nomor 065 / 1836 / Dinkes / Tahun 2021. Tentang peniadaan mudik hari raya Idulfitri 1442 H dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadan 1442 H di Kalsel.

“Apa keperluannya bawa surat kesehatan, kalau dinas bawa surat perizinan yang seluruhnya ditandatangani Sekdaprov Kalsel. Tidak boleh ditandatangani kepala dinas mulai tanggal 6 seluruh surat dinas ditandatangani oleh Sekdaprov,” ungkap Safrizal.

Sedangkan bagi yang ingin melakukan perjalanan di luar wilayah aglomerasi namun tidak membawa SIKM maka akan diminta putar balik.

“Tidak bawa surat sanksinya putar balik, keluar masuk tidak bawa surat kesehatan putar balik,” tuntasnya.

Perbatasan Kalselteng di Kapuas Mulai Disekat, Puluhan Kendaraan Terpaksa Putar Balik

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Api di Kayutangi

Kalsel

Amuk Api di Kayutangi, ODGJ Teriak-Teriak Sebelum Kebakaran
apahabar.com

Kalsel

Update Kalsel 13 September: Hanya 4 Daerah Sumbang Kasus Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Keberadaan Kampung Tangguh di Gambut Dapat Pujian Tim Penilai
apahabar.com

Kalsel

Wilayah Ujung Banjarmasin Masih Menanti Pulihnya Distribusi Air Bersih
apahabar.com

Kalsel

IAKMI Kalsel Bakal Makin Gencar Dorong Kawasan Bebas Rokok
apahabar.com

Kalsel

Miris! Kakek Imam Masjid Makkah Asal Banjar Tinggal Sebatang Kara di Tengah Hutan
apahabar.com

Kalsel

Tim Gugus Tugas Banjarmasin Dirikan Dapur Umum, Bagi Ribuan Kotak Nasi
Bupati Banjar

Kalsel

Bupati Banjar dan Kadinkes Siap Duluan Divaksin Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com