Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Kagetnya Petugas BKSDA Balikpapan Saat Tahu Ada Warga Pelihara 2 Buaya Sejak 1995

- Apahabar.com     Jumat, 28 Mei 2021 - 17:11 WITA

Kagetnya Petugas BKSDA Balikpapan Saat Tahu Ada Warga Pelihara 2 Buaya Sejak 1995

Buaya supit milik warga di kawasan Markoni, Balikpapan Kota dievakuasi BKSDA lantaran ukurannya sudah cukup besar. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Balikpapan mengevakuasi dua ekor buaya milik warga.

Buaya tersebut selama ini dipelihara oleh Mujiono, warga RT 42 kawasan Markoni, Kecamatan Balikpapan Kota.

Ketua tim evakuasi dari BKSDA Balikpapan, Nidiansyah, mengatakan dua buaya ini dievakuasi lantaran kondisi fisiknya yang sudah sangat besar.

Dia bilang pemiliknya tidak punya tempat lagi untuk menampung buaya tersebut.

“Dilaporkan sama pemiliknya kalau dia pelihara dua ekor buaya, terus karena tempatnya sempit jadi diserahkan ke kami,” tuturnya.

Dua buaya jenis supit dan muara ini cukup sulit dievakuasi lantaran berada di permukiman sempit. Buaya juga melakukan perlawanan saat dievakuasi.

Sebelumnya, petugas BKSDA sempat terkejut saat mengetahui ada warga yang memelihara buaya. Sebab, perizinan untuk memelihara hewan ini cukup rumit.

Mujiono kemudian bercerita buaya tersebut ditangkap saat banjir melanda Balikpapan pada 1995.

“Ceritanya dulu waktu tahun 1995 kan sering terjadi banjir di Kelurahan Damai. Nah, di situ ada dua ekor buaya yang hanyut. Waktu itu ukurannya masih 90 sentimeter. Cuma karena dia senang makanya dia pelihara diam-diam,” ungkapnya.

Warga sekitar ternyata tidak tahu Mujiono memelihara dua ekor buaya. Sebab buaya itu hanya ditaruh di dalam bak kecil di rumahnya.

“Kita pun juga nggak tahu karena tersembunyi di dalam gang. Dan tidak pernah ada laporan, karena masyarakat sekitar juga nggak pernah tahu. Karena sekarang ukurannya sudah agak besar, mereka khawatir. Akhirnya dia melaporkan untuk menyerahkan itu,” jelasnya.

Buaya muara yang dievakuasi memiliki panjang 3 meter 10 sentimeter dan untuk jenis buaya supit memiliki panjang 2 meter 55 sentimeter.

Pihak BKSDA sementara ini menitipkan dua ekor buaya tersebut ke Penangkaran Buaya Teritip. Sebab pihaknya masih berpikir kembali untuk melepaskan buaya yang tergolong jinak itu.

“Sementara kita titipkan dulu ke penangkaran buaya. Kalau mau kita carikan ke habitatnya. Ini hewan sih sudah jinak. Khawatirnya ketika dilepas tidak bisa bertahan hidup,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

HIPMI

Tak Berkategori

Digandeng BKPM, Ketum HIPMI Pinta Akses Investor Asing dan UMKM Dibuka
Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Balikpapan

Tak Berkategori

Kebijakan Kaltim Steril Bikin ‘Buntung’, Pedagang Geruduk DPRD Balikpapan
Intelijen Jerman

Tak Berkategori

Kepala Intelijen Jerman Nyatakan Moskow Belum Putuskan Serang Ukraina
Kaltara

Tak Berkategori

Positif Covid-19, Bupati Bulungan Kaltara Meninggal Dunia
Petugas berhasil mendapatkan barang bukti sabu seberat 3 kilogram di perbatasan RI-Malaysia. apahabar.com/istimewa

Tak Berkategori

Bravo! Kodam VI Mulawarman Gagalkan Penyelundupan 3 Kg Sabu di Perbatasan RI-Malaysia
Vaksin Berhadiah

Tak Berkategori

Tarik Minat Masyarakat, Polresta Banjarmasin Gelar Vaksin Berhadiah Sepeda Motor
Pemkot Balikpapan

Tak Berkategori

Hore! Ketua RT di Balikpapan Dapat Jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan
apahabar.com

Tak Berkategori

Potret Iduladha Sederet Keluarga Artis, Vidi Aldiano Bikin Ngakak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com