Jelang Pelantikan, Karangan Bunga Anies Baswedan hingga MHM Hiasi Balai Kota Banjarmasin Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring!

Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling

- Apahabar.com Selasa, 11 Mei 2021 - 21:37 WIB

Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling

Antisipasi kerumunan malam Lebaran, Pemkab Tabalong resmi larang takbir keliling. Foto ilustrasi: Kumparan

apahabar.com, TANJUNG – Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani mengeluarkan Surat Edaran tentang penyelenggaraan takbiran dan Salat Idulfitri 1442 hijriah di masa pandemi Covid-19.

Dalam surat edaran tersebut seluruh masyarakat di Tabalong diimbau supaya menerapkan protokol kesehatan pada malam takbiran di masjid-masjid dan musala.

“Untuk kegiatan takbir keliling ditiadakan sebagai upaya mengantisipasi keramaian. Takbiran dapat dilakukan secara virtual dari masjid dan musala sesuai ketersediaan perangkat,” jelas Bupati Anang didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Gusti Judid Ihsan Permana, Selasa (11/5) malam.

Lebih jauh, pelaksanaan Salat Idulfitri 1442 hijriah boleh digelar asalkan sesuai ketentuan. Panitia diminta memastikan jemaah menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak minimal 1 meter, dan mengecek suhu badan dengan thermogun.

Panitia juga diminta menyiapkan masker dan membagikan masker apabila ada jemaah yang tidak
memakai masker serta memberi arahan bagi mereka yang membandel.

“Bagi masyarakat yang sakit (Demam, flu, batuk, pilek) dimohonkan untuk berada di rumah,” pinta Judid.

Kemudian, jemaah supaya memperhatikan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan yakni memakai masker, menjaga jarak, membawa sajadah sendiri dan menghindari bersalaman.

Seluruh jemaah agar tetap memakai masker selama pelaksanaan Salat ID, termasuk selama menyimak khotbah di masjid atau lapangan.

“Khotbah Idulfitri dilakukan secara singkat paling lama 10 menit,” pungkas Gusti Judid Ihsan Permana.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tabalong

Dua Desa di Tabalong Dapat Bantuan Program TPS 3R Senilai Rp1,2 Milyar
apahabar.com

Tabalong

SDN Pari-pari Lakukan Pembelajaran Secara Daring dan Luring

Tabalong

Penyetrum Ikan Mulai Beraksi, Polres Tabalong Ingatkan Denda Rp 5 M
prokes

Kalsel

Abai Prokes, 7 Warga di Banua Lawas Tabalong Terpaksa Pulang Ambil Masker

Tabalong

Angkut Kayu Ulin dengan Dokumen Palsu, Truk Beserta Sopir Diamankan Polres Tabalong
apahabar.com

Tabalong

Jalan Penghubung Sungai Hanyar-Banua Lawas Longsor, Pengendara Diminta Berhati-hati
Amuntai

Tabalong

Miliki 4 Paket Sabu, Warga Pakacangan Amuntai Ditangkap Satres Natkoba HSU

Tabalong

Simpan Sabu, Warga Pamintangan Amuntai Diciduk Polres HSU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com