Jelang Pelantikan, Karangan Bunga Anies Baswedan hingga MHM Hiasi Balai Kota Banjarmasin Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring!

Longsor Maut Batu Bini HSS, Tim SAR Terpaksa Hentikan Pencarian

- Apahabar.com Kamis, 13 Mei 2021 - 09:11 WIB

Longsor Maut Batu Bini HSS, Tim SAR Terpaksa Hentikan Pencarian

Proses evakuasi korban longsor di Desa Batu Bini yang dilakukan tim SAR gabungan. Foto: apahabar.com/Nuha Foto-Relawan gabungan

apahabar.com, KANDANGAN – Sampai pagi ini, satu korban longsor di Dusun Hariyang, Desa Batu Bini, Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) belum juga ditemukan.

Korban tersisa ialah Suyatno, satu dari empat penambang nahas yang tertimbun material longsor pada Selasa (11/5).

Pagi itu, Suyatno bersama empat rekannya sedang asyik menambang batu gunung saat hujan mengguyur. Sejak siang itu, pencarian diintensifkan. Belakangan, tim SAR hanya berhasil menemukan tiga korban.

Menginjak hari kedua, Rabu (12/5) kemarin, tim terpaksa menghentikan pencarian. Satu unit alat berat Komatsu PC200 dikerahkan.

Sejatinya, fokus utama tim pencari adalah area sekitar truk pengangkut batu. Tim juga menyisir lokasi penemuan jasad Ahmad Saipullah alias Ipul (17) dan Samideri alias Midi (50). Namun hingga pukul 17.00 Wita, Suyatno belum ditemukan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD HSS, Syamsudin mengatakan proses pencarian korban terpaksa harus dihentikan karena kondisi sudah mulai gelap.

“Berdasarkan kesepakatan bersama, pencarian dilanjutkan pada Sabtu (15/5),” kata Syamsudin kepada apahabar.com.

Meski demikian, pihak keluarga Suyatno masih berinisiatif mencari korban menggunakan peralatan manual.

Jika tetap melakukan pencarian, ia berpesan harus ekstra hati-hati. Pasalnya daerah tersebut sangat rawan longsor susulan.

“Kalau hujan istirahat dulu, tetap waspada,” pesannya.

Jika nantinya sebelum Sabtu depan terdapat tanda-tanda keberadaan korban, tak menutup kemungkinan Tim SAR akan kembali turun ke lapangan.

Menurut perkiraan BPBD HSS, Suyatno kemungkinan berada di bawah longsoran batu yang diperkirakan sebesar rumah.

“Ada kemungkinan di bawah batu besar itu,” ujar Syamsudin.

Sementara, alat berat yang diterjunkan tak mampu menjangkau batu gunung itu.

“Harus dipecah secara manual,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim SAR gabungan berhasil menemukan 3 orang korban tanah longsor di Dusun Hariyang Desa Batu Bini Kecamatan Padang Batung.

Korban pertama, Muhammad Haris ditemukan tewas tidak lama setelah kejadian. Selanjutnya sekitar pukul 15.00 Wita, Ahmad Saipullah (17) dan Samideri (50) ditemukan 17.00 Wita juga dipastikan tewas.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Zona Merah

Kalsel

Martapura-Gambut Zona Merah, Pekan Ini 2 Warga Meninggal
apahabar.com

Kalsel

Tingkat Korupsi Rendah, Sambang Lihum Raih WBK Rumah Sakit se-Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Berikut Sederet Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan di Batola
apahabar.com

Kalsel

Respons Bawaslu Kalsel Soal Karangan Bunga Belasungkawa dari Tim Denny Indrayana
Banjir Banjarmasin

Kalsel

Update Banjir Banjarmasin: 12.519 Warga Terdampak, 1.235 Diungsikan
Longsor di HST

Kalsel

Bahu-membahu Bangun Rumah Bocah yang Selamat dari Longsor di HST
Hujan Kalsel

Kalsel

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Seminar Muslimah, Cara PKS Banjarbaru Rayakan Hari Ibu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com