Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Mahaliling

- Apahabar.com     Kamis, 6 Mei 2021 - 05:43 WITA

Mahaliling

Orang hulu sungai mendengar kata “mahaliling” ini akan lihum. Kata ini masih bakula dengan kata waluh. Karena dua kata ini sepatuk sepangikih.  Rancak bertemu dalam gangan: haliling dan waluh.

Oleh: Kadarisman

MAHALILING secara denotatif adalah makan haliling. Namanya makan itu biasa aja, seperti kebanyakan orang makan umumnya. Tapi untuk satu ini berbeda. Makan haliling itu sebuah proses ma’isap dan mangucup haliling secara kejut, sampai dagingnya keluar.

Dari sini lahir makna konotatif lainnya. Mahaliling diplesetkan agak carubu tetapi tidak menjadi tabu. Mungkin karena makna sebenarnya memang soal proses makan saja lalu diberikan pada pemaknaan lainnya.

Mahaliling jenis ini menjadi metafora untuk menyebut jenis aktivitas yang berbeda. Tanpa menyebutkan aktivitas sebenarnya orang Banjar akan mengerti.

Mahaliling jadi kata ganti yang kondusif membicarakan hal-hal layak sensor secara vulgar dan terbuka tanpa ada yang merasa risih. Misal nih, kalau membicarakan tentang kemesraan di rumah tangga pasangan suami isteri, kata mahaliling itu lebih smooth. Kesan tabu hilang berganti renyah seperti pandir buhan pewaluhan.

Mahaliling itu fitrah manusia. Jadi kalau ada tampak oleh mata kita ada tanda habang di gulu, apalagi tidak hanya satu tapi kalikapan, itu tandanya bekas dihaliling dan ada aktivitas mahaliling.

Yang kada pernah mahaliling boleh coba. Itu sehat dan memanjangkan perjodohan. Syaratnya halalan taibah! (*)

Penulis adalah Penikmat Kekayaan Budaya Banjar yang Tinggal di Tabalong

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Opini

Memurnikan Sakit Berbekal Tauhid
apahabar.com

Opini

Menuding Yahudi, Meludahi Wajah Sendiri
apahabar.com

Opini

Poin Angka Kredit, Ketidakadilan Guru, dan Munculnya Penulis Bayaran

Opini

Minimnya Referensi Literasi Mengenai Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu
apahabar.com

Opini

Kabar dari Tuhan
Mengangguk Opini Publik Balangan, Jelang Pilkada

Opini

Mengangguk Opini Publik Balangan, Jelang Pilkada

Opini

Vivick Tjangkung  Luncurkan Buku “Melawan Teror Narkoba 8 Penjuru”
apahabar.com

Opini

Ijtihad Politik Pemilih 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com