Gugatan Korban Banjir Vs Gubernur Kalsel, Pemprov Sibuk Siapkan Tangkisan Investasi Rp 300 Triliun Oman di Kotabaru Dinanti Ratusan Pencari Kerja Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring! Buka-bukaan ABG Pelaku Prostitusi di Banjarbaru, Open BO Demi Ortu Prostitusi Online Juga Ditemukan di Tala, Berikut Penuturan Pelaku

Mahfud MD: Pengejaran terhadap KKB Dilakukan Secara Hati-hati

- Apahabar.com Rabu, 19 Mei 2021 - 17:53 WIB

Mahfud MD: Pengejaran terhadap KKB Dilakukan Secara Hati-hati

Menko Polhukam Mahfud MD. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KBB) di Papua dilakukan secara fokus dan hati-hati.

“Pengejaran terhadap segelintir orang yang disebut KKB sebagai pelaku teror itu dilakukan secara hati-hati dan fokus sehingga tidak menimbulkan korban dari warga sipil,” kata Mahfud saat jumpa pers secara daring di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (19/5).

Pengejaran terhadap KKB di Papua itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Terorisme. KKB sendiri sudah ditetapkan sebagai teroris.

Mahfud mengatkan setelah KKB ditetapkan sebagai kelompok teroris, aparat keamanan berusaha memisahkan antara masyarakat sipil dan para pelaku teror.

“Cukup berhasil sekarang ini,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Pemisahan kelompok teroris dan warga sipil dilakukan, kata dia, agar teroris tidak menjadikan masyarakat sebagai tameng.

Namun, lanjut dia, saat ini aparat keamanan telah berhasil mengidentifikasi empat hingga lima tempat kelompok teroris bersembunyi. Bahkan, sebagian sudah dikuasai oleh aparat keamanan.

Selain itu, tambah Mahfud, aparat keamanan juga mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dalam upayanya memberantas para teroris di Papua, salah satunya prosedur penembakan yang ketat.

“Menembaknya pun sudah diatur harus ini dulu ada kepastian sekian persen, tembakan tidak nyasar ke orang lain, baru dilakukan. Sehingga tidak warga sipil yang kena,” jelas Mahfud.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Puluhan Warga Desa Rambutan Masam Keracunan Makanan
Kilang Balongan

Nasional

Pertamina Berhasil Padamkan 2 Titik Api di Kilang Balongan
apahabar.com

Nasional

Penelitian Terbaru, Virus Corona Menyebar Lebih Cepat dari Prediksi WHO
apahabar.com

Nasional

KPK Sarankan Presiden Terpilih Bentuk Zaken Kabinet
Pencuri

Nasional

Pencuri Tewas Saat Beraksi, Pemilik Rumah dan 2 Anaknya Jadi Tersangka
apahabar.com

Nasional

Kalsel Waspada ‘People Power’, Kapolda: Masyarakat Sudah Pintar, Tak Terpengaruh
apahabar.com

Nasional

Masa Berlaku Paspor Diperpanjang, Jadi 10 Tahun
sinabung

Nasional

Sinabung 2 Kali Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran 3.000 Meter
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com