Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang Isi Tuntutan Lengkap Demo #SAVEKPK di Banjarmasin: Pecat Firli hingga Ketua BKN!

Mengeringnya Waduk Telagasari Balikpapan Masih Misteri, Pemerintah Lakukan Investigasi

- Apahabar.com Selasa, 18 Mei 2021 - 14:01 WIB

Mengeringnya Waduk Telagasari Balikpapan Masih Misteri, Pemerintah Lakukan Investigasi

Waduk Telagasari. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Fenomena mengeringnya waduk Telagasari pada Senin (17/5) kemarin, masih menjadi misteri.

Pemerintah kota pun langsung melakukan penyelidikan. Bahkan hari ini, Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, terjun langsung ke lokasi waduk bersama jajarannya.

Rizal Effendi menduga keringnya waduk secara tiba-tiba disebabkan karena lubang yang berada di dalam waduk tersebut.

“Kira-kira ada lebih 10 lubang. Itu yang ditutup sementara sambil menunggu hasil investigasi. Karena takutnya kalau turun hujan, menyebabkan musibah banjir,” katanya.

Sementara Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Drainase PU Balikpapan, Rita, memperkirakan menyusutnya volume air karena adanya rembesan melalui dasar pondasi bendali. Namun, kata dia, dugaan ini harus harus melalui investigasi lebih lanjut.

Menurutnya, perubahan volume air yang menurun secara drastis bisa diindikasikan dari temuan sepuluh linier pelimpah atau kolam peredam.

Istilah teknisnya terjadi proses pipping. Bila hal itu terus terjadi terus menerus, maka dikhawatirkan material pondasi bendali bisa tergerus akibat perbedaan tekanan air di bagian hulu dan hilirnya.

“Perbedaan tekanan itu akan menyebabkan perubahan volume air di bendali yang biasa dikenal boiling,” kata Rita.

Pemerintah tidak ingin peristiwa pada 2007 terulang. Saat itu ruas jalan utama terputus akibat longsor. Untuk mengantisipasi, pemerintah setempat akan melakukan penanganan darurat di sekitar waduk dan fasilitas pendukung bendali.

“Termasuk mengamankan saluran pelimpah, saluran pembuangan, tanggul dan pintu penguras. Semoga tidak terjadi longsor,” ujarnya.

Pihaknya juga memastikan tidak akan melakukan penutupan pintu penguras bendali untuk menghindari penampungan air di waduk.

Tujuannya untuk menghindari atau menyebabkan kejadian berkelanjutan yang dapat lebih membahayakan konstruksi bendali dan mengancam kawasan hilir bedali, katanya.

“Kita juga akan menimbun semburan boiling. Kemungkinan besar kita akan lakukan dengan sand bag untuk menutup sementara (lubang) sehingga tidak membawa (material) dasar pondasi,” jelasnya.

Pihaknya tengah melakukan investigasi bersama jajaran terkait untuk mengetahui penyebabnya. Investigasi tersebut, kata Rita, membutuhkan waktu lebih dari satu bulan.

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Vaksin

Kaltim

Duh, Kasus Covid-19 di Balikpapan Melonjak Lagi
Para atlet Kaltim mengikuti tes fisik di Lapangan Sudirman, Balikpapan guna persiapan PON Papua. Foto-Istimewa

Kaltim

Persiapan ke Papua, Kaltim Genjot Fisik Skuat PON
apahabar.com

Kaltim

Gubernur Kaltim Siap Lanjutkan Proyek Kereta Api Borneo

Kaltim

Hilang Empat Hari, Pemancing Manggar Ditemukan Meninggal di Teluk Balikpapan

Kaltim

Apel Kesiapsiagaan, Polresta Balikpapan Atensi Kegiatan Malam Takbiran
apahabar.com

Kaltim

Dibangun Tahun Ini, Investasi Jalan Tol Samarinda-Bontang Rp 11 T

Kaltim

Beraksi di Kariangau Balikpapan, Dua Pelaku Begal Diringkus di Hutan
apahabar.com

Kaltim

UNBK 2019, 91.025 Pelajar Kaltim Siap Ikuti Ujian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com