Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Minggu Pagi Api Berkobar di Pelambuan Banjarmasin, 10 Rumah Hangus

- Apahabar.com     Minggu, 9 Mei 2021 - 12:01 WITA

Minggu Pagi Api Berkobar di Pelambuan Banjarmasin, 10 Rumah Hangus

Kebakaran yang menghanguskan 10 buah rumah warga di Gang Berkat Taruna , RT 33,RW 02, Kelurahan Pelambuan, Banjarmasin Barat, Minggu (9/5) Pukul 7.45 Wita. Foto-Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Belum lama fajar menyingsing, kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Pelambuan, Banjarmasin Barat, Minggu (9/5). Buntut musibah itu, 10 rumah hangus.

Pagi itu, sejumlah warga mulai beraktivitas. Betapa kagetnya mereka dengan teriakan minta tolong kebakaran dan sahutan sirine pemadam.

Api yang menyala langsung membumbung tinggi, melalap kawasan padat penduduk di Gang Berkat Taruna, RT 33, RW 02 itu.

Salah seorang warga yang ikut menjadi korban bernama Rudy (49) mengatakan api berawal dari sebuah rumah milik Udin (30). Ia yang bekerja sebagai pemulung barang-barang berkas plastik.

“Waktu kejadian, saya sudah bangun tapi lagi di dalam rumah. Api menjalar cepat, rumah terbakar dalam hitungan menit,” katanya.

Akibatnya, lantai dua dan bagian dapur rumah Rudy hangus terbakar.

Rudy mengatakan api mulai menyala di rumah Udin. Kemudian menjalar ke bangunan sekitar.

Saat kejadian Rudy tak bisa menyelamatkan banyak barang, hanya mengamankan surat-surat berharga dan diri.

“Sempat ikut menyiram, tapi sia-sia,” sambungnya.

Sementara menurut keterangan Rahmadi (33) Ketua RT 33, kebakaran yang masih belum diketahui penyebabnya. Kebalkaran itu menghabiskan 9 buah, satu rumah lagi rusak ringan.

“Ada 11 Kepala Keluarga dengan 36 jiwa yang menjadi korban. Penyebab api masih belum tau, soalnya pemiliknya tidak ada, hanya ada dua rekannya saja,” kata Rahmadi.

Dari keterangan warga sekitar, Udin yang bekerja sebagai pengumpul barang bekas itu hidup dengan seorang istri dan beberapa orang rekannya.

Saat kejadian, sepasang suami istri itu sedang tidak ada di rumah. Udin sendiri dikenal tak akrab dengan warga sekitar. Di rumahnya itu kerap kedatangan tamu yang tidak dikenali warga.

Warga sekitar menyebut Udin berasal dari Kapuas, Kalimantan Tengah, dan sudah tinggal beberapa tahun di rumah tersebut.

Sempat terjadi ketegangan antara warga dan dua orang yang meninggali rumah Udin sesaat sesudah kejadian tersebut.

Pantauan apahabar.com di lokasi kejadian, beberapa pemilik rumah nampak memunguti sisa-sisa barang yang masih tertinggal.

Selain itu ada satu regu tim pemadam kebakaran yang mengirimkan beberapa kardus pakaian bekas layak pakai di lokasi kejadian.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Penganiayaan Pegiat Lingkungan

HST

Pelaku Bawa 60 Tahil, Kasus Penganiayaan Pegiat Lingkungan Hidup di HST Selesai
apahabar.com

Kalsel

Siang Ini, 7 Pasien Covid-19 Tabalong Dipulangkan
Bupati Tapin

Kalsel

Cucu Mantan Bupati Tapin Tewas Misterius, Polda Kalsel ‘Turun Gunung’
apahabar.com

Kalsel

Bantu Pembangunan BUMDes di Kalsel, Kemendes Akan Berdayakan Masjid

Kalsel

PSU Pilwali Banjarmasin Besok, Khairul Saleh: Kami Masih Diperlukan
Bawaslu

Kalsel

Rekomendasi Bawaslu, 1 TPS di Tanbu dan Banjar Lakukan Pemungutan Suara Ulang
Banjarmasin

Banjarmasin

Dear Warga Banjarmasin! Catat 18 Poin Pengetatan PPKM Level IV Jilid Ketiga
apahabar.com

Kalsel

HUT Bhayangkara ke-74, Batalyon A Pelopor Batulicin Berbagi Sembako
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com