Raisya, Gadis Kelua Tabalong yang Hilang Sempat Ingin Mondok Alokasi Rp 1,5 M, Kawasan Siring Piere Tendean Banjarmasin Bakal Dipagar Dimotori Arul Efansyah, Eks Power Metal Dirikan Band XREAL Ditertibkan, Belasan Supeltas di Alalak Batola Diingatkan Jangan Pungli Kecelakaan Beruntun Berujung Maut, Pengemudi Diduga Konsumsi Miras

Momen Idulfitri, Peziarah Luar Daerah Mulai Datangi Makam Datu Sanggul

- Apahabar.com Senin, 17 Mei 2021 - 17:31 WIB

Momen Idulfitri, Peziarah Luar Daerah Mulai Datangi Makam Datu Sanggul

Makam Syekh Muhammad Abdussamad (Datu Sanggul) di Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin. Foto-apahabar.com/Sandy

apahabar.com, RANTAU – Momen Idulfitri dimanfaatkan sejumlah masyarakat untuk berwisata religi. Salah satu tempat favorit Makam Syekh Muhammad Abdussamad (Datu Sanggul) di Kabupaten Tapin.

Bahkan peziarah dari luar daerah pun mulai berdatangan ke makam Datu Sanggul di Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin.

Memang hari pertama Idulfitri, peziarah sekitar 50 hingga 100 orang.”Awal Idulfitri yang berkunjung masih warga sekitar,” kata Kepala Desa Tatakan, Ilhamsyah.

Sekarang, ujarnya, peziarah dari luar daerah sudah mulai datang ke Makam Datu Sanggul.

“Di lokasi kita terapkan protokol kesehatan untuk peziarah. Sampai hari ini, pengunjung dari luar daerah sudah mulai berdatangan. Namun sedikit, masih tetap didominasi pengunjung lokal Tapin,” ujarnya, Senin (17/5).

Salah satu pedagang di sekitar Makam Datu Sanggul mengatakan, dibanding pada saat sebelum adanya pandemi Covid-19, kunjungan peziarah saat lebaran tahun ini masih sedikit.

Biasanya, sebelum adanya pandemi pengunjung makam setiap harinya ramai dikunjungi peziarah dari seantero Pulau Kalimantan.

“Sebelum pandemi kalo hari minggu sampai sekitar 100 sampai 150 rombongan mobil, kalo hari biasa paling sedikit sekitar 50 rombongan mobil pengunjung,” ujarnya kepada apahabar.com.

Diwartakan sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tapin, Hamdan Rosyandie mengemukakan, dari Pemprov Kalimantan Selatan tidak ada arahan menutup wisata religi tersebut.

“Tidak ada perintah menutup tempat wisata dari Pemprov Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Namun demikian, semua pengunjung ditekankan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

“Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” tegas Hamdan Rosyandie.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ahli Waris Korban Tersetrum saat Banjir Terima Santunan dari Pemkab Banjar 
apahabar.com

Kalsel

13 Motor Diamankan, Yang Merasa Kehilangan Silahkan ke Polres Tapin
apahabar.com

Kalsel

Duh, Banjir Masih Rendam Desa Sebamban Baru-Lama di Tanbu

Kalsel

Geger Warga di Tanah Bumbu Diangkut Tim Densus 88
apahabar.com

Kalsel

Tokoh Kalimantan yang Berjuang di Nasional Masih Minim
Paket Sabu

Kalsel

Pengedar di Kotabaru Sembunyikan 14 Paket Sabu di Rumah Kosong
apahabar.com

Kalsel

Pemurus Baru Sempat Mencekam, Perkelahian Tak Seimbang Terjadi
Banjir Kalsel

Kalsel

Ratusan Ribu Korban Banjir Kalsel, Bantuan Terus Disalurkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com