Paman Birin Doktor Kehormatan, Mahasiswa Bergerak ‘Kuningkan’ ULM Bali-Singapura Buka Penerbangan, Kadinkes Banjarmasin Waswas Kata Para Pelaku Usaha di Banjarbaru Soal Wajib PCR Penumpang Pesawat Diadili, Pemenggal Kepala Ibu Muda di Belda Banjarmasin Polemik Gelar Doktor Kehormatan untuk Paman Birin, Alumnus Tantang Uji Publik!

Ngaku Anggota Densus 88, Pria di Balikpapan Dibekuk Polisi

- Apahabar.com     Selasa, 11 Mei 2021 - 16:46 WITA

Ngaku Anggota Densus 88, Pria di Balikpapan Dibekuk Polisi

Ilustrasi Densus 88. Foto-Ist

apahabar.com, BALIKPAPAN – Satreskrim Polsek Balikpapan Utara meringkus ADF (36) setelah diduga melakukan pemerasan. Ironisnya, saat melakukan aksinya, pria tersebut mengaku sebagai anggota Detasemen Khusus (Densus) 88.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi melalui Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Danang Aries Susanto mengatakan ADF ditangkap pada Maret 2021 lalu.

Awal mula penipuan itu terjadi saat korban berkenalan dengan pelaku yang sedang mengenakan kalung penyidik serta jenis airsoft gun yang diselipkan di pinggangnya. Melihat penampilan seperti itu, korban menyangka pelaku merupakan anggota Polri.

“Dilihat pakai kalung penyidik dan ada airsoft gun yang diselipkan di pinggangnya. Ditanya dari satuan mana, pelaku katanya dari Densus 88,” kata ucap Kompol Danang Aries Susanto saat press rilis di Mapolsek Utara, Selasa (11/5).

Setelah berkenalan, korban dan pelaku pun menjalin bisnis jual beli mobil. Hingga pada 26 April 2021, pelaku mendatangi korban di rumahnya, di kawasan Apartemen Green Valley, Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, sekira pukul 11.00 Wita.

Saat itu pelaku meminta uang sebanyak Rp 40 juta untuk membayar Propam dengan alasan jika tidak membayar, pelaku khawatir karirnya akan terpuruk.

Korban menolak. Di sinilah pelaku naik pitam dan langsung melakukan penganiayaan pada korban yang dipukul di bagian kepala. Pelaku juga menodongkan airsoft gun ke arah kepala korban sambil mengancam.

“Kepala kena tendang dan dipukul kena wajahnya sebanyak tiga kali. Lalu kepala korban ditodong senjata airsoft gun sembari mengancam, ‘Awas kamu kalau tidak ada dananya saya matiin kamu, saya beri waktu sampai malam’,” ungkapnya menirukan perkataan pelaku.

Karena takut, korban pun mengirimkan dana secara bertahap. Pada malam harinya sekira pukul 19.05 Wita, korban mengirimkan dana sebesar Rp 5 juta ke rekening pelaku. Namun pada pukul 20.30 Wita pelaku datang membawa pipa paralon dan kembali menganiaya korban.

“Pipa paralon dipukul ke punggung, tangan, paha dan kepala hingga pipanya patah. Terus pelaku ambil gagang sapu dan kembali memukul korban di bagian pinggang kiri berkali-kali hingga gagang sapunya patah,” jelas Danang.

Tak lama kemudian korban melakukan transfer dana ke rekening korban dua kali yakni Rp 2 juta dan Rp 1,5 juta, sehingga total dana yang diberikan kepada korban sebesar Rp 8,5 juta.

Merasa keberatan, korban pun melapor ke Polsek Balikpapan Utara. Alhasil pelaku berhasil diamankan beserta barang buktinya.

“Pelaku berhasil diamankan dengan alat bukti yakni satu unit senjata airsoft gun, satu buah kartu anggota perbakin, lencana Polri, serta gagang sapu dan pipa paralon yang dipakai menganiaya korban,” pungkasnya.

Saat ini petugas tengah mendalami kasus tersebut. Pelaku pun mengakui perbuatannya bahwa dirinya bukanlah polisi sungguhan.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Panggil Inspektur Tambang, Wagub: Jangan Ada Korban Ke-33

Kaltim

19 Tiang Telepon di Balikpapan Dicuri, Tujuh Pelaku Diamankan Tim Beruang Hitam
apahabar.com

Kaltim

Samarinda Masih Dikepung Banjir, Ribuan Jiwa Terdampak
Jenazah

Kaltim

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 Kembali Terjadi di Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Lonjakan Pemudik Balikpapan-Mamuju Jadi Atensi

Kaltim

Polisi Kantongi Identitas Penculik Anak di Balikpapan, Pelaku Jadi DPO

Kaltim

Cegah Penerobos, Pemeriksaan Truk Sembako di Pelabuhan Semayang Balikpapan Diperketat
lockdown weekend

Kaltim

LOCKDOWN WEEKEND Kaltim Belum Ampuh Redam Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com