MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring! 8 Tuntutan Mahasiswa Kalsel Saat Aksi #SaveKPK Sampai ke Sekretariat Presiden Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Cuaca Kalsel Hari Ini, 11 Wilayah Waspada Hujan Disertai Petir

Palestina Akan Bahas Agresi Israel di Sidang Umum PBB

- Apahabar.com Senin, 17 Mei 2021 - 21:30 WIB

Palestina Akan Bahas Agresi Israel di Sidang Umum PBB

Para pelayat membawa jenazah warga Palestina Wajdi Jaafrah, yang dibunuh oleh pasukan Israel pada Sabtu, menurut kementerian kesehatan, selama pemakamannya di Hebron, di West Bank yang diduduki Israel, Minggu (16/5/2021). Foto-Reuters/Mussa Qawasma via Antara

apahabar.com, RAMALLAH – Perdana Menteri Mohamed Shtayyeh, mengatakan otoritas Palestina akan menuju ke Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengeluarkan resolusi untuk menghentikan agresi Israel.

“Sayangnya, Dewan Keamanan PBB gagal mencapai resolusi untuk mengutuk dan menghentikan serangan Israel,” kata Shtayyeh dalam pertemuan Kabinet di Kota Ramallah, Tepi Barat, seperti dilansir Antara, Senin (17/5).

“Ini berarti bahwa kami akan pergi ke Sidang Umum PBB untuk mengadopsi resolusi di mana tidak ada negara yang memiliki hak veto,” imbuh dia.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sedikitnya 198 warga Palestina telah tewas, termasuk 58 anak-anak dan 34 wanita, dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak pekan lalu.

Lebih dari 1.235 orang juga terluka dan puluhan bangunan hancur atau rusak akibat serangan Israel.

Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan pada Minggu (16/5) tentang ketegangan antara Israel dan Palestina di tengah serangan sebelumnya di Gaza, tetapi perdebatan itu berakhir tanpa hasil yang konkret.

Sesi itu adalah yang ketiga yang diadakan oleh badan tertinggi PBB minggu ini, setelah dua langkah AS untuk memblokir pernyataan bersama yang akan mengutuk Israel atas kekerasan dan menyerukan gencatan senjata.

Ketegangan baru-baru ini yang dimulai di Yerusalem Timur selama bulan suci Ramadan menyebar ke Gaza sebagai akibat dari serangan Israel terhadap jamaah di Masjid Al-Aqsa dan lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama perang Arab-Israel 1967. Israel mencaplok seluruh kota pada 1980 dalam sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Internasional

Arab Saudi Tayangkan Film tentang Palestina
apahabar.com

Internasional

Setelah TikTok, Trump Incar Alibaba
apahabar.com

Internasional

Resmi, Demokrat Usung Joe Biden Tantang Trump di Pilpres AS

Internasional

Pascagencatan Senjata, Hamas Akan Tetap Waspada
Ilmuwan Nuklir Iran

Internasional

Pasca-pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran, Sekjen PBB Desak Semua Pihak Tahan Diri
apahabar.com

Internasional

Mulai Longgar, Perjalanan China ke Hongkong Tak Wajib Karantina
apahabar.com

Internasional

Jokowi Pidato Perdana di Sidang Umum PBB, BTS Jadi Pembicara Khusus
apahabar.com

Internasional

Kerajaan Arab Saudi Persilakan Warga Asing Umrah, Simak Ketentuannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com