Eks Sekretaris Baramarta Buka-bukaan: Nama Ajudan Eks Bupati hingga Oknum DPRD Terseret Kasus Oknum TNI Tembak Warga di Tanah Bumbu Masuk Babak Baru Sopir PT BKB Ditemukan Tewas di Tapin, Diduga Korban Pembunuhan Duh, Nelayan Dirgahayu Kotabaru Lenyap di Perairan Samber Gelap Rujuk Ditolak! Pemuda di Kelua Tabalong Jambret Ibu Muda

Pascalebaran, Satgas Klaim Kasus Covid-19 Kalsel Cenderung Turun

- Apahabar.com Selasa, 18 Mei 2021 - 15:05 WIB

Pascalebaran, Satgas Klaim Kasus Covid-19 Kalsel Cenderung Turun

Ilustrasi pembatasan kegiatan masyarakat untuk menekan angka Covid-19. Foto-dok

apahabar.com, BANJARBARU – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kalsel mengklaim kasus positif virus corona cenderung turun, pascalebaran Idulfitri 1442 H.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Penanganan Covid-19 Kalsel, M Muslim, Selasa.

“Pasca lebaran, sampai hari kemarin justru terjadi kecenderungan penurunan kasus,” ujar M Muslim kepada apahabar.com, Selasa (18/5/2021) siang.

Meski begitu, Muslim belum dapat menyimpulkan apa penyebab kecenderungan penurunan kasus tersebut.

Menurutnya apakah penurunan itu hasil dari keefektifan kebijakan penyekatan atau pembatasan selama larangan mudik atau tidak, pihaknya belum menganalisanya.

Sebab, kata Muslim untuk mengetahui efektif atau tidaknya penyekatan atau pembatasan itu, baru bisa diketahui pada H+7 lebaran.

“Dilihat dari pola tahun-tahun yang lalu atau pascalibur itu paling cepat sekitar 1 minggu jadi belum bisa dilihat efektif nggak nya. Kita berharap apa yang dilakukan itu, efektif,” harapnya.

Dibeberkannya, kecenderungan penurunan kasus Covid-19 di Kalsel dapat dilihat dari data per Senin (17/5/2021).

Di mana dari total kasus terkonfirmasi sebanyak 33.898 ribu, kasus sembuh sebanyak 32.009 orang dan yang dirawat 905 orang.

“Aktifnya 905 orang, atau sekitar 2,67 persen. Artinya dibawah nasional yang masih 5,2 persen. Yang sembuh 32.009 orang atau 94,43 persen, lebih tinggi dari persentase nasional 92 persen” bebernya.

Namun, untuk kasus meninggal dunia masih di atas nasional yakni 2,90 persen.

“Nasional 2,8 persen, kita masih diatas nasional. Total saat ini ada 984 orang yang meninggal,” tambahnya.

Diungkapkannya pula, per 9 Mei tadi, tidak ada zona merah di Kalsel. Yang ada hanya kuning dan oranye.

“Per 9 Mei, kita zona kuning selebihnya oranye, tifak ada zona merah. Kuning di HSS selebihnya oranye,” ungkap Muslim.

Adapun langkah-langkah penekanan penyebaran Covid-19 di Kalsel katanya terus dilakukan. Seperti karantina, tracing dan tracking.

“Saat ini kita masih antisipasi arus balik, jadi untuk yang ditemukan positif kita karantina, lalu kita tracing dan tracking,” tutupnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jembatan Sungai Bamban Dibongkar, Jalan Pelaihari Mulai Macet
apahabar.com

Kalsel

3 Alokasi Belanja Anggaran 2020 Terbesar di HST, Salah Satunya RS Damanhuri
apahabar.com

Kalsel

TMMD ke-104 Kalsel, Prajurit Diterjunkan Lebih Awal
apahabar.com

Kalsel

Bunga BI Turun, Bagaimana dengan KPR?
Penis

Kalsel

Mencermati Kasus Potong Alat Kemaluan Sendiri di Batola, Apa Jadinya Jika Kehilangan Penis?
apahabar.com

Kalsel

Peringati Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75, Polda Kalsel Salurkan 1000 Paket Sembako
Banjar

Kalsel

Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

148 Warga Binaan Rutan Pelaihari Terima Remisi Umum, Satu Dinyatakan Bebas!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com