Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Banjarmasin Bebas PPKM Level IV, Tracing Covid-19 Kok Turun? Perampokan Bos Emas Banjar-Batulicin: Korban Disekap, Dibacok, Diseret Bak Binatang Obok-Obok Rutan Barabai: Petugas Dites Urine, Temukan Silet hingga Batu Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan

Pelabuhan Klotok di Balikpapan Masih Beroperasi, Pemudik Dilarang Lewat

- Apahabar.com     Kamis, 6 Mei 2021 - 17:31 WITA

Pelabuhan Klotok di Balikpapan Masih Beroperasi, Pemudik Dilarang Lewat

Suasana di Pelabuhan Klotok, nampak penumpang di kapal tidak begitu banyak dan di dominasi para pekerja. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Penerapan larangan mudik mulai hari ini benar-benar mengubah suasana di seluruh sektor transportasi. Salah satunya yang sangat terlihat jelas di Pelabuhan Klotok Kampung Baru Tengah, Balikpapan Barat nampak sepi penumpang.

Pelabuhan yang menghubungkan antara Balikpapan-Penajam Paser Utara ini biasanya dipadati penumpang yang hilir mudik. Namun hari ini, Kamis (6/5) kondisinya sepi dan hanya beberapa pekerja yang berada di dalam kapal.

Kasi Kepelabuhanan dan Kebandarudaraan Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Freddy Wesly menerangkan lonjakan penumpang terjadi pada tanggal 1 hingga 4 Mei lalu. Setelah itu masyarakat banyak yang urung melaksanakan mudik lantaran adanya larangan tersebut.

“Puncaknya itu tanggal 1 sampai 4 Mei yang agak ramai. Hari ini juga kebanyakan dari mereka yang bekerja dan berdagang. Ini banyak warga Balikpapan yang kerja di Penajam, atau sebaliknya,” tuturnya.

Ditanya bagaimana membedakan para pekerja dengan pemudik yang dilarang melintas? Freedy mengatakan bahwa petugas sangat hapal wajah para pekerja yang hampir setiap hari hilir mudik.

“Setiap hari mereka lewat sini, jadi ya kami juga sudah hapal,” tambahnya.

Namun untuk membedakan penumpang yang ingin mudik, menurut Freedy dapat dilihat dari barang bawaan dan gerak-geriknya. Dimana penumpang yang membawa tas besar dan lebih banyak serta berpergian dengan membawa sanak saudara, dapat dipastikan bahwa mereka adalah pemudik.

“Jika membawa banyak tas dan beberapa anggota keluarga, sudah dapat dipastikan orang tersebut akan disekat dan tidak dapat menyeberang,” tuturnya.

Meski begitu sejauh ini, belum ada warga yang diminta putar balik. Pihaknya masih terus melakukan pemantauan di lokasi posko pelabuhan klotok yang dijaga oleh 12 personel TNI, Polri dan Dishub.

“Kita bagi dua shift. Operasional pelabuhan dari jam 08.00 sampai jam 18.00 saja, tapi personel berjaga sampai jam 20.00,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Ternyata Ini Sosok “Avatar” Gunung Bugis Balikpapan, Habis Ritual Turun Hujan
Sangkulirang

Kaltim

Hilang di Sangkulirang, Mahasiswa Kedokteran Kaltim Ditemukan Meninggal Dunia
apahabar.com

Kaltim

Kampanye Cegah Stunting di Penajam Melalui Festival Seafood

Kaltim

Ketika Gubernur Kaltim Mendadak Jadi Tukang Suntik

Kaltim

Cuaca Ekstrem di Balikpapan: Pohon Tumbang, Atap Terbang
Masjid

Kaltim

Besok Balikpapan Terapkan PPKM Darurat, Salat Jumat Ditiadakan

Kaltim

Dewan Masjid Balikpapan Protes Larangan Wanita dan Anak Salat Idulfitri di Masjid
Polisi

Kaltim

Polisi Balikpapan Dibogem Keluarga Pasien Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com