Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Pembahasan Rancangan Awal RPJMD HST 2021-2026 Menuai Kontroversi, Paripurna Dihujani WO dan Interupsi

- Apahabar.com Rabu, 5 Mei 2021 - 16:59 WIB

Pembahasan Rancangan Awal RPJMD HST 2021-2026 Menuai Kontroversi, Paripurna Dihujani WO dan Interupsi

Pemkab dan DPRD HST membahas Rancangan Awal RPJMD HST 2021-2026, Rabu (5/5)./Foto: apahabar.com/Lazuardi.

apahabar.com, BARABAI – Pembahasan Rancangan Awal RPJMD Hulu Sungai Tengah (HST) 2021-2026 menuai kontroversi saat dibawa ke Rapat Paripurna di Gedung DPRD setempat, Rabu (5/5).

Interupsi dari anggota DPRD HST menghujani rapat pembahasan rancangan pembangunan 5 tahunan itu.

Pimpinan Paripurna, Ketua DPRD HST, H Rachmadi akhirnya menyekor rapat selama 30 menit sebelum dilanjutkan ke penandatanganan MoU rancangan awal RPJMD.

Anggota DPRD protes lantaran baru menerima berkas tersebut di hari yang bersamaan dengan rapat paripurna. Ditambah lagi ada bagian berkas RPJMD tertinggal yakni, bab 7 – 8.

Tidak hanya itu, ketidakhadiran orang nomor satu di Bumi Murakata, yakni Bupati HST, H Aulia Oktafiandi dalam rapat paripurna yang krusial ini pun turut dipertanyakan anggota DPRD.

Akibatnya, salah satu anggota Komisi I, H Taufiqurrahman walk out (wo) dari ruang sidang.

“Seharusnya yang hadir itu bupati untuk menyampaikan berkas. Berkas pun seharusnya jauh hari sudah diserahkan. Ini kami baru terima pagi tadi sebelum rapat. Kapan lagi kami mempelajarinya,” cetus anggota dewan fraksi Gerindra HST ini sebelum meninggalkan ruang rapat.

Tidak hanya itu, anggota Komisi II DPRD yang berjumlah sembilan orang bahkan tidak berkenan memasuki ruang sidang saat rapat pembahasan rancangan awal RPJMD dengan SKPD.

Salah satu anggota Komisi II, Salpia Riduan, menyebut sesuai aturan Kemendagri, dokumen RPJMD itu harus diserahkan ke DPRD 10 hari sebelum rapat pembahasan.

“Nah ini, hari ini dokumen baru diserahkan dan hari ini juga harus dibahas, jadi tidak sempat kami mempelajari,” kata Salpia yang juga dari Fraksi Gerindra ini.

Soal kehadiran, Salpia membandingkan kejadian itu dengan bupati priode 2010-2015, Harun Nurasid.

“Seharusnya kita belajar dari masa lalu, acara penting seperti ini harus dihadiri bupati. Karena pernah kejadian, bupati tidak tanda tangan pada pengesahan dan diwakilkan karena ke luar daerah. Dampaknya keabsahan dokumen dipertanyakan oleh provinsi,” terang Salpia.

Wakil Bupati HST, H Mansyah Sabri, dikonfirmasi usai rapat paripurna menyebut alasan bupati tidak hadir disebabkan ada rapat internal di ruang kerjanya.

“Rapat internalnya juga sangat penting dan ada kaitannya dengan pembangunan HST,” kata Mansyah.

Menurutnya, tahapan RPJMD ini Masih panjang dan masih ada kemungkinan berubah sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda).

“Dokumen RPJMD ini masih memungkinkan terjadinya perubahan jika ada masukan dari provinsi, pusat serta masyarakat pada Musrembang RPJMD nanti,” kata Mansyah.

Setelah 30 menit waktu skor habis, rapat paripuran dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepaakatan atau MoU.

“Saya sudah diberi surat kuasa. Sehingga bisa memberikan paraf pada dokumen RPJMD yang dibahas,” tutup Mansyah.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bakal Calon Ketua KNPI HST, Yasin. Foto-Istimewa

HST

Target Ketua KNPI HST, Yasin Mulai Pasang Kuda-kuda
paripurna

HST

DPRD HST Gelar Rapat Paripurna, Aulia-Mansyah Segera Dilantik
Granat HST

HST

Penemuan Granat di Haruyan HST dan Masa Revolusi Fisik Melawan Kolonial

HST

Hari Perempuan Internasional, Cheri Bicara Peran Wanita dalam Peningkatan Kesejahteraan Keluarga

HST

Usai Nyabu, Dua Warga Gambah HST Diringkus John Lee CS
apahabar.com

HST

Logistik Pilkada 2020 Berdatangan, KPU HST Masih Tunggu Kelengkapan APD
Hantakan

HST

Kabar Gembira, Dua Jalan di Hantakan HST Sudah Bisa Diakses Kendaraan
apahabar.com

HST

Detik-Detik Anggota Wanadri Berdarah Banjar Meninggal di Pegunungan Meratus HST
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com