Kronologi Hilangnya Raysa, Gadis Kelua Tabalong yang Viral di Media Sosial Eks Sekretaris Baramarta Buka-bukaan: Nama Ajudan Eks Bupati hingga Oknum DPRD Terseret Kasus Oknum TNI Tembak Warga di Tanah Bumbu Masuk Babak Baru Sopir PT BKB Ditemukan Tewas di Tapin, Diduga Korban Pembunuhan Duh, Nelayan Dirgahayu Kotabaru Lenyap di Perairan Samber Gelap

Pemkot Banjarbaru Tegas Larang Jual Beli Buku Pendamping LKS di Sekolah

- Apahabar.com Jumat, 21 Mei 2021 - 15:08 WIB

Pemkot Banjarbaru Tegas Larang Jual Beli Buku Pendamping LKS di Sekolah

LKS Idaman. Foto-apahabar.com/Nuru Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru (Pemkot) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) melarang sekolah menjual buku pendamping Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada murid.

Sebab, penjualan buku pengayaan dan modul pembelajaran untuk SD dan SMP di Banjarbaru ini sangat dikeluhkan orangtua murid.

Larangan menjual buku pendamping maupun LKS itu disampaikan melalui surat edaran kepada seluruh kepala sekolah SD dan SMP se Kota Banjarbaru per tanggal 19 Mei 2021.

Adapun bunyi surat edaran tersebut sebagai berikut:

Berdasarkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan dinyatakan bahwa buku pelajaran yang digunakan di sekolah terdiri dari Buku Teks Utama, Buku Teks Pendamping, Buku Nonteks Pelajaran, serta Buku Muatan Lokal sesuai dengan urgensi dan prioritas yang diterapkan.

Buku Teks Utama disediakan oleh sekolah menggunakan dana BOS Reguler, sedangkan Buku Nonteks Pelajaran maupun Buku Muatan Lokal dapat disediakan sekolah menggunakan Dana BOS Reguler setelah Buku Teks Utama terpenuhi sebagaimana Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021.

Dalam pelaksanaan penggunaan Buku Pendamping akhir-akhir ini, muncul beberapa kritik maupun keberatan secara langsung maupun tidak langsung dari masyarakat, yang perlu untuk ditindaklanjuti, antara lain:

a. Siswa setiap semester harus membeli 1 set Buku Pengayaan Idaman;

b. Buku Pengayaan Idaman tidak dapat digunakan oleh adik-adiknya di tahun berikutnya;

c. Buku Pengayaan Idaman hanya digunakan di Banjarbaru;

d. Keluarga yang tidak mampu sangat keberatan membeli buku pengayaan; dan

e. Harga buku yang dirasakan terlalu mahal; Sehubungan dengan keluhan dan keberatan orangtua/wali sebagaimana dikemukakan di atas.

Serta arahan Wali Kota tanggal 18 Maret 2021 dalam Telaahan Staf Kepala Dinas Pendidikan nomor 900/010/PSD/2021 tanggal 15 Maret 2021, dengan ini kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

a. Melarang pengadaan/penjualan Buku Pendamping yang antara lain berupa LKS, Buku Pengayaan, dan Modul Pembelajaran di sekolah kepada orangtua/wali; dan

b. Setiap guru dalam pembelajaran harus memanfaatkan Buku Teks Utama yang telah disediakan oleh sekolah dengan pembiayaan melalui dana BOS Reguler secara lebih optimal.

Terkait SE itu, Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin mengatakan, kebijakan itu sebagai tindaklanjut dari keluhan masyarakat khususnya orang tua murid.

Ini juga sebagai jawaban meringankan atau mempermudah masyarakat Banjarbaru mendapatkan pendidikan berkualitas namun murah.

Apabila ditemukan sekolah yang masih melakukan praktik jual – beli buku pendamping, maka akan mendapat peringatan.

“Kalau masih terjadi akan ada pertimbangan,” ucap Aditya kepada apahabar.com, Jumat (21/5).

Meski begitu, ia meminta kepada seluruh sekolah SD dan SMP di Banjarbaru agar dapat mentaati kebijakan ini.

“Harapannya sekolah menerima kebijakan ini,” tuntasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Berharap Generasi Muda Tapin Jadi Juara MTQ
apahabar.com

Kalsel

Polisi Terus Kejar Perampok Alfa Mart di Teluk Tiram
PDAM Bandarmasih

Banjarmasin

Terbukti Teladan, Empat Pelanggan PDAM Bandarmasih Raih Motor 150 cc
Komnas PA

Kalsel

Respon Cepat Kasus Kekerasan Anak, Komnas PA Ganjar Polres Kapuas Penghargaan
Relawan BPK

Kalsel

Jadi Relawan BPK, Menanam Sabar dan Ikhlas di Dalam Dada
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Kuripan
apahabar.com

Kalsel

Resmi, Rahmiati Jabat Pelaksana Harian Ketua KPU Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Bangunan Jadi Biang Kerok Genangan Air di Sentra Antasari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com