Siapkan Kejutan di Gugatan MK Jilid II, H2D: Mohon Bersabar Sebulan… Raisya, Gadis Kelua Tabalong yang Hilang Sempat Ingin Mondok Alokasi Rp 1,5 M, Kawasan Siring Piere Tendean Banjarmasin Bakal Dipagar Dimotori Arul Efansyah, Eks Power Metal Dirikan Band XREAL Ditertibkan, Belasan Supeltas di Alalak Batola Diingatkan Jangan Pungli

Penerimaan Peserta Didik Baru di Kalsel Kembali Pakai Sistem Zonasi

- Apahabar.com Jumat, 21 Mei 2021 - 19:35 WIB

Penerimaan Peserta Didik Baru di Kalsel Kembali Pakai Sistem Zonasi

ilustrasi. Foto-bisnis.com

apahabar.com, BANJARBARU – Pendaftaran masuk sekolah negeri melalui seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) periode 2021/2022 sebentar lagi dibuka.

Tahun ini, PPDB kembali menggunakan sistem zonasi.

Kembali diberlakukannya sistem zonasi ini berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Kemendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPDB Jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK yang ditetapkan di Jakarta 7 Januari 2021 lalu.

“Karena terbukti sukses pada tahun lalu. Jadi tahun ini sistem zonasi kita pakai lagi,” ucap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Yusuf Effendi kepada apahabar.com, Jumat (21/5).

Sama dengan tahun lalu, sambungnya, kuota PPDB dibagi menjadi empat jalur. Yakni, jalur zonasi, afirmasi (kategori tidak mampu), mutasi (perpindahan tugas wali murid) dan prestasi.

Dari empat itu, jalur zonasi memiliki kuota paling banyak, minimal 50 persen dari daya tampung sekolah. Sedangkan jalur afirmasi 15 persen dari daya tampung sekolah.

Selanjutnya, kuota jalur perpindahan tugas orang tua/wali 5 persen dari daya tampung.

“Sedangkan untuk jalur prestasi maksimal 30 persen, dengan catatan kuota zonasi sudah terpenuhi. Karena jalur zonasi yang diutamakan,” beber dia.

Yusuf berharap, PPDB tahun ini bisa berjalan lancar. Tidak ada lagi kendala seperti yang terjadi pada 2020 lalu.

“Tahun lalu kendala kita ada di gangguan aplikasi. Tahun ini kami wanti-wanti ke vendor jangan sampai ada masalah lagi,” katanya

Untuk pembagian kuota jalur di setiap sekolah, Yusuf menyebut tidak ada persoalan. Para orang tua pun tidak banyak yang protes.

“Jadi yang kita antisipasi sekarang hanya bagaimana aplikasi pendaftaran tidak gangguan lagi,” tambah Yusuf.

Sebagai informasi, saat ini Pemprov Kalsel masih memproses peraturan gubernur (pergub) ihwal pelaksanaannya. Kalau sudah selesai, barulah PPDB dimulai.

Terpisah, Kepala SMAN 2 Banjarbaru, Eksan Wasesa mengaku siap membuka PPDB dengan sistem zonasi lagi. “Karena tahun lalu dengan sistem ini semua siswa bisa kita fasilitasi,” sahutnya.

Diperkirakan PPDB SMA digelar pada pekan ketiga bulan Juni 2021.

“Jadi awal Juni kami mulai rapat dengan dinas, minggu ketiga mungkin pelaksanaannya,” tuntasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Narkoba Masuk Pelosok Batola, Pengedar Sabu di Tabunganen Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Reses Perdana Bang Dhin, Serap Beragam Aspirasi Masyarakat
BMKG

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini, BMKG: Waspada Potensi Hujan Disertai Petir
DLH

Kalsel

DLH Kalsel Soroti Jebolnya Eks Lubang Tambang PT SKB di Tapin
Sambangi PMI, KNPI Banjarmasin: Corona Tak Menular Melalui Darah

Kalsel

Sambangi PMI, KNPI Banjarmasin: Corona Tak Menular Melalui Darah
Kecelakaan Tunggal

Kalsel

Kecelakaan Tunggal di Tol Mantewe Tanbu, Dua Orang Tewas

Kalsel

Penyekatan di Kalsel Dinilai Efektif, Pj Gubernur Tetap Wanti-Wanti 2 Wilayah Ini
apahabar.com

Kalsel

Sertijab Danyon 621 Manuntung Barabai Dimeriahkan Atraksi Prajurit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com