Jelang Pelantikan, Karangan Bunga Anies Baswedan hingga MHM Hiasi Balai Kota Banjarmasin Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring!

Pepet Terus! Jelang Lebaran IHSG Naik 0,8%

- Apahabar.com Senin, 10 Mei 2021 - 12:49 WIB

Pepet Terus! Jelang Lebaran IHSG Naik 0,8%

Ilustrasi IHSG. Foto-Okezone.com

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup sumringah setelah melesat 0,80% ke level 5.976,01 pada perdagangan sesi pertama, Senin (10/5/21).

Melansir CNBC Indonesia, nilai transaksi hari ini sebesar sebesar Rp 4,9 triliun dan terpantau investor asing membeli bersih Rp 215 miliar di pasar reguler. Tercatat 279 saham terapresiasi, 193 terkoreksi, sisanya 151 stagnan.

Asing melakukan pembelian di saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar Rp 33 miliar dan PT Tower Berjangka Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 49 miliar.

Sedangkan jual bersih dilakukan asing di saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang dilego Rp 41 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang dijual Rp 38 miliar.

Pada pekan ini, pasar keuangan dalam negeri hanya dibuka selama 2 hari, karena adanya libur hari raya Idul Fitri 1442 H yang kemungkinan jatuh pada Kamis – Jumat (13-14 Mei 2021). Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menentukan hari libur bursa menjelang hari raya akan dimulai pada Rabu (12/5/2021) hingga Jumat (14/5/2021).

Walaupun hanya diperdagangkan selama dua hari, namun pelaku pasar keuangan dalam negeri masih akan memfokuskan ke beberapa kabar dari luar negeri.

Pelaku pasar keuangan Indonesia akan mengamati bursa saham AS, Wall Street, setelah data ketenagakerjaan AS yang tercatat lebih buruk dari setimasi ekonom dalam polling Dow Jones yang memperkirakan ada 1 juta slip gaji baru dengan angka pengangguran 5,8% atau membaik dari sebelumnya 6%.

Berbekal data tersebut, bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) diprediksi masih akan melanjutkan kebijakan moneter longgar yang sekarang diberlakukan. Apalagi para pelaku pasar sebelumnya juga sudah khawatir dengan risiko inflasi yang bakal terjadi dimana data inflasi siap dirilis juga di pekan ini tepatnya pada tanggal 12 Mei.

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

FLUKTUASI RUPIAH: Perkasa bersama Rupee dan Renminbi
apahabar.com

Ekbis

10 Agustus, Taspen Banjarmasin Mulai Bayar Gaji ke-13 Pensiunan

Ekbis

Hingga September 2020, Realisasi Penerimaan Pajak Terkontraksi 14,1 Persen
Samsung

Ekbis

Perhatian! Samsung Cari Galaxy Creator yang Siap Jadi Bintan
apahabar.com

Ekbis

Sempat Rp 60 Ribu, Harga Bawang di Banjarmasin Turun Drastis
apahabar.com

Ekbis

BI Bakal Tarik Uang Kuno, Penukaran di Kalsel 29-30 Desember
apahabar.com

Ekbis

ICW Dukung Realokasi Anggaran Pemerintah untuk Atasi Pandemi Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Meningkatnya Kekhwatiran Terhadap Covid-19, Rupiah Ditutup Melemah 148 Poin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com