Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Perbatasan Kalselteng Dijaga Ketat, Bagaimana Jalur Sungai?

- Apahabar.com Sabtu, 1 Mei 2021 - 22:02 WIB

Perbatasan Kalselteng Dijaga Ketat, Bagaimana Jalur Sungai?

Sungai muara Anjir di Kabupaten Kapuas yang juga menghubungkan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Foto: Istimewa

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Pintu masuk perbatasan Kalselteng di Kecamatan Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalteng, telah dilakukan penyekatan, Sabtu (1/5).

Puluhan kendaraan terpaksa harus putar balik karena tidak dapat menunjukan surat keterangan bebas Covid-19 dari hasil pemeriksaan tes antigen/RT-PCR.

Jika pintu perbatasan jalur darat dijaga ketat, lantas bagaimana dengan jalur sungai perbatasan Kalselteng, apakah juga dilakukan penyekatan?

Camat Kapuas Timur, Yan Safriansyah, mengatakan untuk Kecamatan Kapuas Timur, yang berbatasan dengan Kalsel adalah Desa Anjir Serapat Timur.

“Dari laporan Sekdes Anjir Serapat Timur untuk jalur darat di desa setempat besok mulai dilakukan penjagaan. Hari ini tadi pemasangan tenda posko penyekatannya,” kata Yan Safriansyah kepada apahabar.com, Sabtu malam.

Sedangkan untuk jalur sungai perbatasan Kalselteng, menurut Yan Safriansyah untuk sementara tidak ada dilakukan penjagaan atau penyekatan.

“Untuk sementara [jalur sungai], tidak ada [penjagaan atau penyekatan]. Karena waktu rapat tanggal 28 April 2021 lalu juga tidak ada membahas jalur sungai,” ujarnya.

“Tapi menurut saya pribadi, jalur sungai tidak dijaga atau dilakukan penyekatan karena jumlah personel terbatas dan jalur sungai tersebut untuk taksi juga sudah tidak ada lagi,” jelas Yan Safriansyah.

Mantan Camat Bataguh ini menambahkan, berdasarkan pengalaman pada PSBB lalu, bahwa jalur sungai hampir tidak digunakan oleh warga, kecuali warga sekitar.

“Tapi jika ada perkembangan, makin ramainya jalur sungai berkaitan dengan adanya posko penyekatan jalur darat di Jembaran Timbang, kondisi tersebut dapat sebagai masukan dan pertimbangan bagi PPKM untuk langkah berikutnya,” pungkas Yan Safriansyah.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Temuan Bayi di Semak-Semak Bikin Geger Warga Palangka Raya

Kalteng

Temuan Bayi di Semak-Semak Bikin Geger Warga Palangka Raya
apahabar.com

Kalteng

Asah Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol Barut Gelar Lomba Cerdas Cermat
apahabar.com

Kalteng

Ditetapkan Sebagai Gubernur-Wagub Kalteng Terpilih, Simak Harapan Sugianto dan Edy
Ketua Persani Kalteng H Purnam Jaya bersama pengurus periode lalu usai Musprov Persani. Foto-Istimewa.

Kalteng

Persani Kalteng Punya Ketua Baru

Kalteng

Dandim dan Kapolres Barut Pantau Proses Belajar Mengajar di Sejumlah Sekolah
apahabar.com

Kalteng

Polres Barut Amankan 5 Pembakar Lahan

Kalteng

Kabar Duka, Dua Pasien Covid-19 Kapuas Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalteng

Ratusan Istri di Kapuas Minta Cerai Tahun Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com