Dugaan Penyelundupan, Sederet Hewan Disita di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Polres Tala Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir HST Balangan Tambah Daftar Kawasan Terdampak Banjir di Kalsel Eks Galian Tambang Banjarbaru Siap Disulap Atasi Banjir dan Tempat Wisata Periksa Asjer Bank Kalsel, KPK Dalami Aliran Uang ‘Majid Hantu’

Plasma Konvalesen Langka, PMI Banjarmasin Putar Otak Cari Penyintas Covid-19

- Apahabar.com     Selasa, 25 Mei 2021 - 13:17 WITA

Plasma Konvalesen Langka, PMI Banjarmasin Putar Otak Cari Penyintas Covid-19

Kepala UDD PMI Kota Banjarmasin Aulia Ramadhan Supit. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Plasma konvalesen di Kota Banjarmasin kembali mengalami kelangkaan. UDD PMI Banjarmasin pun memutar otak untuk mencari penyintas Covid-19.

Kepala UDD PMI Kota Banjarmasin, Aulia Ramadhan Supit mengatakan, pihaknya telah membuat daftar antrean rumah sakit yang membutuhkan plasma.

“Dahulu, langsung bisa di-drop ke rumah sakit. Sekarang, lantaran belum dapat dipenuhi, maka mau tidak mau perlu mengantre,” ujarnya.

Ada sejumlah alasan, kata  Rama –akrab disapa-, mengapa saat ini plasma konvalesen sulit didapatkan. Selain karena jumlah pendonor berkurang, juga dikarenakan tidak semua pendonor memenuhi syarat.

“Jumlah pendonor (minimal) itu terpenuhi, namun tidak kesepuluh orang itu bisa diambil antibodinya. Karena titer antibodinya tidak mencukupi. Kalau pun ada, hanya satu orang saja yang bisa diambil,” jelasnya.

Saking sulitnya, sambung Rama, pihaknya pernah memeriksa lima belas orang penyintas sekaligus. Sayangnya, kelima belas orang itu tak ada satu pun yang bisa diambil plasma-nya.

“Kemungkinan titer antibodinya hanya bisa untuk dirinya sendiri. Tak bisa didonorkan untuk orang lain,” tambahnya.

Dalam sehari, minimal permintaan plasma konvalesen ada 10 kantong. Lantaran belum bisa terpenuhi, permintaan pun akhirnya terus menumpuk.

Kekurangan ini menurut Rama terjadi di seluruh daerah di Indonesia.

“Biasanya kami bisa bantuan ke DKI Jakarta dan Surabaya, agar bisa mendrop pasokan plasma konvalesen. Tapi, petugas di sana sendiri untuk mencukupi daerahnya juga kesusahan,” urainya.

Untuk itu, ia berharap besar kepada penyintas yang sudah sembuh, bisa datang langsung ke UDD PMI untuk diperiksa dan diambil antobodinya.

“Kami juga mengimbau kepada instansi terkait agar mau mengantarkan karyawannya untuk menjadi pendonor,” tuturnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

TERKUAK! Identitas Korban Mutilasi di Belitung Darat, Sempat Pamit Beli Susu Anak
Penyelundupan Hewan

Banjarmasin

Dugaan Penyelundupan, Sederet Hewan Disita di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Banjarmasin

Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Banjarmasin, Simak Sasarannya
Banjarmasin

Banjarmasin

Kronologi 3 Pria di Banjarmasin Hina-Ancam Polair hingga Viral Diamankan
Banjarmasin

Banjarmasin

Guru Gagal Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Bilang Begini
Banjarmasin

Banjarmasin

Ibu Muda Tewas Ditabrak Mobil BPK, Bisakah Pemkot Banjarmasin Dituntut?
Kantin Pemkot Banjarmasin

Banjarmasin

Dibangun Pakai APBD, Keberadaan Kantin Pemkot Banjarmasin Dipertanyakan
PPKM Banjarmasin

Banjarmasin

PPKM Mikro Saat Ramadan, ASN di Banjarmasin Diminta Lebih Proaktif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com