Raisya, Gadis Kelua Tabalong yang Hilang Sempat Ingin Mondok Alokasi Rp 1,5 M, Kawasan Siring Piere Tendean Banjarmasin Bakal Dipagar Dimotori Arul Efansyah, Eks Power Metal Dirikan Band XREAL Ditertibkan, Belasan Supeltas di Alalak Batola Diingatkan Jangan Pungli Kecelakaan Beruntun Berujung Maut, Pengemudi Diduga Konsumsi Miras

Kasus Herman Tewas di Penjara Balikpapan, Polda Kaltim Dalami Dugaan Soal Uang Damai

- Apahabar.com Kamis, 20 Mei 2021 - 23:32 WIB

Kasus Herman Tewas di Penjara Balikpapan, Polda Kaltim Dalami Dugaan Soal Uang Damai

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Masih ingat Herman yang tewas setelah dijemput polisi di bilangan Muara Rapak, Balikpapan Utara?

Saat ini kasus tersebut terus berlanjut. Baru-baru ini penyidik memanggil empat orang, termasuk pelapor yang bernama Dini.

Pada Kamis (19/5), penyidik menambah berita acara pemeriksaan (BAP) terkait adanya dugaan pemberian uang damai dari pihak tersangka kepada keluarga korban.

Kuasa Hukum Keluarga Herman, Fathul Huda, mengakui adanya perubahan BAP itu.

“Jadi Cuma mengubah BAP itu aja. Setelah itu ada lagi BAP tambahan soal adanya perdamaian. Tadi (pertanyaan) kurang lebih ada 10 berkaitan dengan pemberian uang damai yang dikasih pihak tersangka ke pihak keluarga,” katanya.

Saat ini dia tengah menunggu proses lanjut dari penyidik. Dia berharap kasus ini bisa naik ke P21 dan siap disidangkan.

“Apakah nanti setelah BAP tambahan ini sudah bisa melengkapi berkas dan P21? Kita tunggu prosesnya. Kan nanti ada SP2HP juga. Kita berharapnya bisa secepatnya P21. Ini masih P19, ya masih melengkapi berkas yang kurang dari penyidik. Makanya kita berharap dengan pemeriksaan kali ini dan saksi-saksi lainnya itu bisa melengkapi berkas yang diminta sama jaksa penuntut,” katanya.

Dini, si pelapor, menerangkan kabar adanya uang damai bersumber dari orang tua Herman di Sulawesi. Saat itu Herman mengaku didatangi oleh oknum polisi yang menawarkan sejumlah uang.

“Dia (orang tua Herman) bilang dia didatangi oleh oknum pihak kepolisian. Saya nggak tahu dari Balikpapan atau dari mana. Intinya menawarkan sejumlah uang. Kalau nggak salah Rp 125 juta sampai Rp150an. Tapi di situ saya tidak tahu sudah diterima atau belum. Supaya dana itu diberikan ke anaknya almarhum. Jadi bapaknya Herman di situ meminta kitab untuk damai dan nggak melanjutkan kasus ini,” jelasnya.

Namun, Dini mengaku tak pernah mendapat tawaran damai, apalagi berbentuk uang.

“Kalau itu dari bapaknya Herman sih ada (upaya damai). Kalau ke kami nggak ada upaya damai. Nggak ada yang datang minta damai atau ajak damai. Nggak ada,” tuturnya.

Dini hanya mengetahui terkait uang tali asih atau santunan yang diduga diberikan pihak kepolisian setelah Herman meninggal. Pemberian uang santunan tersebut diserahkan beberapa kali dengan nominal yang berbeda.

“Kalau uang tali asih real itu ada waktu 40 harinya Herman. Hari pertama Rp2,5 juta. Saya lupa waktu hari apa Rp2,5 juta juga. Dan sebelum 40 hari Rp25 juta. Itu saya nggak tau dari mana. Bilangnya untuk santunan tahlilan,” bebernya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, mengatakan saat ini proses penyidikan masih terus berlanjut. Adanya pemeriksaan tambahan, menurut Ade, dikarenakan adanya hal lain yang dianggap belum lengkap.

Terkait uang santunan, Ade mengatakan saat ini masih dalam tindak lanjut penyidik. Dia juga masih menunggu kabar terbaru dari penyidik usai pemanggilan sejumlah saksi.

“Saya kira itu kan materi pemeriksaan, ya, Mas. Yang ditanyakan penyidik kepada terperiksa, baik itu saksi maupun siapa saja,” tuturnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Posko Penyekatan di KM 17 Balikpapan Utara, Tak Pakai Masker Wajib Putar Balik
apahabar.com

Kaltim

Gubernur Kaltim Sambut Baik Pembangunan Pabrik Semen di Kutim
Tim Kuasa Hukum Tersangka. Foto-Sc Video

Kaltim

Rekon Kasus Herman: Sejumlah Adegan Tak Diakui Tersangka

Kaltim

Balikpapan Waspada Karhutla, Titik Hotspot Muncul di BIC
pelaku begal

Kaltim

Dua Pelaku Begal Diringkus Tim Beruang Hitam Polresta Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Jokowi Datang, Bupati Penajam Siap Sopiri Presiden
Pertamina

Kaltim

Lakukan Penyelidikan, Pertamina Belum Hitung Kerugian Pascainsiden Percikan Api

Kaltim

PPKM Mikro di Balikpapan Diperpanjang, Pasar Malam Boleh Dibuka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com