VIDEO Momen Kasatlantas Banjarmasin Kena Pentung Saat Ricuh #SaveKPK Jilid II Aksi #SaveKPK Banjarmasin Panas, Kepala Kasatlantas Kena Pentung Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Memanas Lagi, 7 Mahasiswa Dirawat! Gugatan Korban Banjir Vs Gubernur Kalsel, Pemprov Sibuk Siapkan Tangkisan Investasi Rp 300 Triliun Oman di Kotabaru Dinanti Ratusan Pencari Kerja

Polisi Tetapkan 53 Terduga Teroris di Makassar Tersangka Bom Katedral

- Apahabar.com Rabu, 19 Mei 2021 - 20:15 WIB

Polisi Tetapkan 53 Terduga Teroris di Makassar Tersangka Bom Katedral

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, Makassar – Penyidik Densus 88 Antiteror Mabes Polri akhirnya menetapkan 53 orang terduga teroris sebagai tersangka terkait kasus bom Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada 28 Maret 2021.

“Untuk perkembangan penanganan teroris saat ini, Densus 88 dibantu Polda Sulsel telah menahan 53 orang dan sudah dinyatakan tersangka,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan, di Makassar, Rabu (19/5).

Seluruh terduga teroris yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu, kata dia, kini sedang menjalani penahanan di sel tahanan Polda Sulsel, untuk kelanjutan kasusnya.

Selain itu, sejak kejadian bom bunuh diri oleh pasangan suami istri L dan YSR pada Minggu, 28 Maret 2021, tim Densus 88 Antiteror dibantu Polda Sulsel langsung bergerak dan berhasil mengamankan beberapa orang terduga yang memiliki keterkaitan dengan kasus itu.

Mereka yang diamankan petugas, lanjut Zulpan, jumlahnya sebanyak 56 orang, hanya saja 53 orang terduga ditingkatkan statusnya menjadi tersangka setelah dilakukan pendalaman saat proses penyidikan.

“Karena dia (enam orang, red) ini belum memenuhi unsur, ” ujarnya.

Setelah ini, masih ada kemungkinan polisi menetapkan tersangka baru.

Sedangkan untuk pasal yang dikenakan pada para tersangka, yakin Pasal 5 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi undang-undang, dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun pidana, penjara seumur hidup, dan atau pidana mati.

Sebelumnya, dua pelaku teroris pasangan suami istri berinisial L dan YSR melakukan serangan bom bunuh diri di tengah pelaksanaan ibadah di Gereja Katedral, Kota Makassar pada Minggu, 28 Maret 2021.

Akibat dari peristiwa itu, puluhan orang terluka, dan kedua pelaku tewas di tempat kejadian.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

vaksin covid-19

Nasional

Reshuffle Kabinet yang Masih Jadi Misteri
Jokowi

Nasional

Survei ASI: 67,4 Persen Publik Puas pada Kinerja Jokowi-Maruf
apahabar.com

Nasional

KLHK Tindak Tegas Pelaku Karhutla
apahabar.com

Nasional

Demi Pemerataan Ekonomi, Hipmi Kirim 100 Nama Konglomerat Baru ke Jokowi
apahabar.com

Nasional

Rusia ke PPU Bahas Proyek KA Kalimantan, Realisasi Mendekati Nyata?

Nasional

Selama 7 Bulan, 6.248 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19
Wartawan

Nasional

Setelah Nakes, Siap-Siap Wartawan Divaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Gempa di Luwu Timur Sulsel Tak Berpotensi Tsunami
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com