Biang Prostitusi Anak di Banjarmasin, Takut Diantar ke Panti karena Utang Kreditan Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan

Polisi Waspadai Ambulans ‘Kamuflase’ Berisi Pemudik

- Apahabar.com Rabu, 5 Mei 2021 - 22:54 WIB

Polisi Waspadai Ambulans ‘Kamuflase’ Berisi Pemudik

Ilustrasi ambulans. Foto-Ist

apahabar.com, SLEMAN – Ditlantas Polda DIY mewaspadai pergerakan ambulans pada masa larangan mudik Lebaran 2021.

Sebab, tidak menutup kemungkinan ambulans bisa digunakan sebagai kendaraan travel gelap yang mengangkut orang mudik.

“Travel gelap tidak menutup kemungkinanan (memakai) ambulans yang mungkin nanti digunakan ‘kamuflase’ untuk membawa orang,” kata Dirlantas Polda DIY Kombes Iwan Saktiadi di Mapolda DIY, dikutip dari detik.com, Rabu (5/5/2021).

Iwan menjelaskan tren saat ini ambulans memiliki mobilitas yang tinggi. Terutama untuk mengangkut pasien Covid-19. Hal tersebut bisa menjadi celah yang digunakan oleh oknum untuk mengangkut para pemudik.

“Siapa tahu, atau tidak menutup kemungkinan ada oknum yang memanfaatkan situasi ini dengan menggunakan ambulans untuk sarana transportasi yang tidak semestinya,” bebernya.

Akan tetapi, pihaknya tidak serta merta menghentikan ambulans. Polisi, kata Iwan, memiliki kriteria tertentu yang menjadi bahan pertimbangan petugas untuk menghentikan ambulans.

“Kami sebagai Polisi punya kriteria tertentu, sebagai contoh yang mencurigakan (beroperasi) dini hari, pelat luar kota, misalnya. Kriteria seperti itu yang jadi pertimbangan petugas,”

“Semuanya, tentunya dengan bukti permulaan yang cukup tidak secara sertamerta kita semuanya karena kondisi emergency,” tambahnya.

Iwan menegaskan, jika ditemukan ada ambulans yang terbukti disalahgunakan untuk mudik, pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Manakala terbukti digunakan untuk hal yang dilarang pemerintah yang tidak sesuai ketentuan, kami lakukan tindakan,” tegasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ma'ruf Amin

Nasional

Wapres Ma’ruf Harap Wakaf Uang Bisa untuk Investasi Optimal

Nasional

31 Mei 2021, Indonesia Kedatangan 8 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac
apahabar.com

Nasional

Terjerambab, Tiga Warga Tewas Dalam Satu Sumur
apahabar.com

Nasional

7 Penyakit yang Bisa ‘Diredam’ dengan Ganja
apahabar.com

Nasional

Lion Air Siap Rekrut Ribuan Karyawannya Kembali
apahabar.com

Nasional

Ini Rangkaian Sidang Paripurna Pengucapan Sumpah Anggota DPR, DPD dan MPR
Bom

Nasional

Pelaku Bom Bunuh Diri Makassar, Kapolri: Anggota Kelompok JAD
apahabar.com

Nasional

Gunung Merapi Alami 7 Kali Gempa Guguran, Status Masih Waspada
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com