Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang Isi Tuntutan Lengkap Demo #SAVEKPK di Banjarmasin: Pecat Firli hingga Ketua BKN!

Polres Tabalong Beber Hasil Penyidikan Kasus Kakek Tewas Tergantung di Muara Uya

- Apahabar.com Senin, 31 Mei 2021 - 13:39 WIB

Polres Tabalong Beber Hasil Penyidikan Kasus Kakek Tewas Tergantung di Muara Uya

Satreskrim Polres Tabalong saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi meninggalnya kakek PJ (81). Foto - Istimewa.

apahabar.com,TANJUNG – Satreskrim Polres Tabalong membeberkan hasil penyidikan kasus kakek tewas tergantung di Muara Uya, Senin (31/5/2021).

Dari hasil penyidikan pada tubuh PJ (81), seorang kakek tewas tergantung dengan seutas tali tambang terlilit di lehernya itu, polisi tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori menyampaikan, Satreskrim sudah selesai melakukan proses penyidikan terkait penyebab kematian kakek PJ (81).

“Dari proses penyidikan Satreskrim Polres Tabalong dan diserta hasil Visum et Repertum dari pihak Medis RSUD H Badaruddin Kasim terhadap jenazah korban, tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan terhadap tubuh korban,” terang Muchdori, Senin (31/5).

Satreskrim Polres Tabalong, kata dia, memperkirakan korban mengakhiri hidupnya murni gantung diri.

“Korban yang tewas tergantung itu, diperkirakan mengakhiri hidupnya murni gantung diri yang disebabkan depresi, karena korban sudah lama mengidap penyakit kanker di bagian kepala,” ungkap Muchdori.

Seperti diberitakan apahabar.com sebelumnya, warga Desa Ribang Kecamatan Muara Uya digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tergantung di belakang sebuah rumah, Selasa (25/5/2021).

Warga yang tewas tergantung itu seorang kakek berinisial PJ (81) warga RT 08 Desa Ribang Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalsel.

Korban yang berprofesi sebagai petani ini ditemukan istrinya sekitar pukul 10.45 WITA.

Menurut istri korban, suaminya pagi itu masih beraktivitas seperti biasa.

Namun sekitar pukul 10.45 WITA, saat ia panggil-panggil tidak menjawab.

Setelah dicek ke belakang rumah ia menemukan suaminya sudah dalam keadaan tewas tergantung dengan tali tambang yang terikat di kayu.

Di lokasi itu juga ditemukan sebuah tangga.

Masih dari informasi terhimpun, korban mengalami sakit yang cukup lama dan sudah di operasi di bagian kepala.

Sampai saat ini, sebelum PJ gantung diri pun masih di lakukan rawat jalan.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kasat Reskrim AKP Trisna Agus Brata saat dikonfirmasi membenarkan adanya warga yang tewas diduga bunuh diri.

“Ya, benar ada warga tewas diduga gantung diri di Desa Ribang,Kecamatan Muara Uya,” katanya, dihubungi melalui percakapan WhatsApp, Selasa (25/5) sore.

Trisna bilang, pihaknya tadi sudah menangani kasus ini dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Tim olah TKP Satreskrim Polres Tabalong.

“Saat ini kami sedang melakukan proses penyelidikan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PDP Covid-19 Kalsel Wafat Negatif Corona
apahabar.com

Kalsel

Pedagang Bendera Musiman di Banjarmasin Mulai Berburu Keuntungan
apahabar.com

Kalsel

Gabung Jokowi-Ma’ruf, Muhidin Yakin Kader PAN Se-Kalsel Ikuti Jejaknya
Pilwali

Kalsel

Pleno Rekapitulasi KPU Banjarmasin: Ibnu-Arifin Menang Telak, H2D Unggul di Tiga Kecamatan
apahabar.com

Kalsel

Bukan Riam Kiwa, Pusat Setujui Bendungan Sungai Kusan yang Digagas MHM

Tabalong

Bawa Sabu dari HSU, Polisi Tangkap Warga Murung Pudak Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT
apahabar.com

Kalsel

Polemik Perda Minol, Pengamat: Aturannya Susah Dipenuhi Pengusaha
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com