Tatah Belayung Geger, Wanita Muda Diduga Nekat Akhiri Hidup Kabut Asap Berhari-hari, Karhutla di Kalsel Masih Terjadi Meski Dilanda Banjir, Harga Sembako di Palangkaraya Aman BREAKING! Sorak-Sorai & Selawat Sambut Keluarnya Tim KPK dari Rumah Bupati HSU Rumah Bupati HSU Masih Diobok-obok KPK, Petugas Angkut Boks dan Kardus

POPULER SEPEKAN: Banjir Hebat hingga Cekcok Berdarah Warnai Lebaran di Kalsel

- Apahabar.com     Minggu, 16 Mei 2021 - 09:58 WITA

POPULER SEPEKAN: Banjir Hebat hingga Cekcok Berdarah Warnai Lebaran di Kalsel

Puncak banjir di Satui, Tanah Bumbu terjadi pada hari kedua lebaran. BPBD mencatat ratusan rumah, puluhan hektare sawah terendam. Ribuan jiwa terdampak, ratusan di antaranya masih di posko pengungsian. Foto: Ist

apahabar.com, BATULICIN – Banjir bertepatan dengan momen lebaran 1442 hijriah melanda sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Air bah menerjang tiga kabupaten sekaligus.

Mulai dari Haruyan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Damit Hulu, Kabupaten Tanah Laut hingga Satui, Tanah Bumbu.

Catatan apahabar.com, banjir terhebat melanda Satui. Ratusan rumah, puluhan hektare sawah, hingga jalan provinsi terendam.

Sampai hari ini, bayang-bayang banjir bahkan masih mengintai warga di kecamatan yang berjarak 94 kilometer dari Batulicin, ibu kota Tanbu itu.

Selain banjir, insiden berdarah juga terjadi saat momen lebaran. Berikut lima berita pilihan pembaca dalam sepekan:

1. BANJIR TANBU

Satui Tanbu Berpotensi Hujan Picu Banjir Saat Wilayah Kalsel Lainnya Kemarau, Kok Bisa?

Pada hari kedua lebaran, luapan air sungai Satui makin menjadi-jadi. Ketinggian air naik drastis.

Kamis 13 Mei, ketinggian air tercatat masih 2 meter. Namun menginjak Jumat siang, tinggi air sudah 3 meter.

Praktis, rumah-rumah warga, sawah, hingga jalan provinsi pun terendam.

Hari kedua lebaran, BPBD mencatat 145 rumah, 55 hektare sawah terendam.

Menginjak Minggu 16 Mei, jumlah pengungsi dilaporkan makin membengkak.

Empat tempat pengungsian saat ini sudah menampung 135 kepala keluarga (KK) atau 338 jiwa.

Jumlah pengungsi bertambah dari hari sebelumnya yang hanya 88 KK atau 242 jiwa.

BMKG memprediksi hujan akan kembali mengguyur Satui sepanjang hari ini.

Kepolisian setempat mengimbau warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Meluasnya jumlah korban terdampak tak lepas dari kinerja pemerintah. Wahana Lingkungan Hidup Kalsel menilai pemerintah gagap mengatasi banjir Satui.

“Pemerintah harus cepat mengaudit dan me-review perizinan industri ekstraktif tambang, sawit, hutan tanaman industri, hutan produksi Indonesia secara transparan ke publik,” ujar Direktur Walhi Kalsel Kisworo Dwi Cahyo kepada apahabar.com.

Berkaca dari kasus banjir yang terus berulang, Walhi mendesak pemerintah untuk membentuk satuan tugas khusus.

“Kalau Covid-19 kan ada Satgas-nya,” ujarnya.

2. CEKCOK BERDARAH di MARTAPURA

Dipicu Isu Perselingkuhan, Pertumpahan Darah Pecah di Sungai Sipai Martapura

LN terpaksa menjalani perawatan serius di RS Ratu Zalecha Martapura.

Hari kedua lebaran, Jumat (14/5) LN menjadi korban cekcok berdarah di Jalan Taruna Bakti, Kompleks Graha Anjung Mahatama, Sungai Sipai, Martapura.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Generasi Islami

Kalsel

Cetak Generasi Islami, Gebyar Ramadan Virtual Segera Digelar di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Laporan Balik Bupati Balangan, Alat Bukti Jadi Hambatan
Pencabulan Anak Kandung

Kalsel

BREAKING! Pelaku Pencabulan Anak Kandung di HST Diringkus Polisi
Tempat Wisata Jaro

Kalsel

Seluruh Tempat Wisata di Jaro Tabalong Ditutup Saat Idulfitri
apahabar.com

Kalsel

Terkesan Dipaksakan, Pakar ULM Kritik Klaim Zona Hijau Covid-19 Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Solusi Yang Ditawarkan Dinas TPH Kalsel Agar Petani Tidak Membakar Lahan
apahabar.com

Kalsel

Sambi Ibadah, Polsek Karang Bintang Polres Tanah Bumbu Pantau Terapan Protokol Kesehatan

Kalsel

Waspada! Banjir Masih Hantui Kota Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com